Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Peristiwa
Wedakarna Sesalkan Jika Ada Persekusi Ustazd Somad
Senin, 11 Desember 2017 - 10:55:36 WIB

SULUHRIAU, Denpasar- Kedatangan Ustaz Abdul Somad untuk mengisi safari dakwah di Provinsi Bali sempat mendapat penolakan dari sejumlah anggota organisasi masyarakat (ormas) kepemudaan yang menamakan diri Komponen Rakyat Bali (KRB).

Lini masa menilai, aksi mereka menghadang ulama asal Pekanbaru tersebut dengan cara merengsek masuk ke dalam Hotel Aston tempat Ustazd Somad menginap adalah satu bentuk persekusi.

KRB beranggotakan Laskar Bali, Banaspati, Patriot Garuda Nusantara (PGN), Perguruan Sandhi Murti, dan ormas kepemudaan lainnya. Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Bali, Arya Wedakarna menyesalkan jika dugaan persekusi di hari kedatangan Ustazd Somad di Bali itu benar-benar ada.

"Jika ada tuduhan persekusi, akan adanya hal-hal tersebut, saya sebagai anggota DPD RI juga menyesalkan. Bagaimanapun juga, aspirasi masyarakat harus disalurkan secara baik, dalam artian diplomasi, misalnya komunikasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Bali atau ke saya sebagai anggota DPD," kata Wedakarna di Denpasar, Senin (11/12/2017).

Senator kelahiran Denpasar, 23 Agustus 1980 ini kembali mempertanyakan panitia pengundang yang terkesan 'ngotot' mendatangkan Ustaz Somad. Ini karena ormas-ormas di Bali jauh hari sebelum acara sudah berdialog dan melakukan audiensi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Bali, tokoh Hindu Bali, tokoh-tokoh Muslim di Tabanan.

"Kawan-kawan yang protes kedatangan Ustazd Somad jauh sebelum sampai di Bali sudah melakukan mediasi. TNI dan Polri mengawal jalannya rapat itu. Keberatan ini sudah disampaikan beberapa hari sebelum datang. Mengapa panitia lokal ngotot?" katanya.

Masyarakat Bali pada dasarnya tidak pernah menolak safari dakwah agama apapun. Anggota Komisi III DPD RI yang mengurusi bidang keagamaan ini mencontohkan Raja Salman bin Abdulazis saja disambut di Bali, termasuk kiai dan ustaz dari berbagai daerah di Indonesia.

Wedakarna pada hari kedatangan Ustaz Somad ke Pulau Dewata sedang berada di pengungsian Gunung Agung menjalankan tugasnya sebagai senator. Ia mengaku, tidak datang ke hotel karena tidak ada hubungan dengan massa penolak.

"Saya bahkan tidak tahu kejadian di hotel tersebut. Informasi ini sangat simpang siur. Saya tidak ada hubungan dengan ormas-ormas yang menolak, baik itu hubungan organisasi dan struktural. Meski demikian, mereka adalah organisasi resmi dan terdaftar di Bali," katanya.

Meski demikian, Wedakarna tak menampik dirinya mengenal organisasi-organisasi yang menolak kedatangan Ustaz Somad. Ormas-ormas yang bergabung menjadi KRB adalah ormas besar dan dilindungi Undang-Undang. Mereka mempunyai hak untuk berbicara.

"Bali ini kecil. Mereka pada dasarnya adalah orang-orang yang konsisten menjaga kondusivitas di Bali," katanya.

Ustaz Somad usai mengisi safari dakwah di sejumlah masjid besar di Bali mengatakan, dirinya sebulan lalu sempat mendengar isu yang menyebut adanya penolakan atas rencana safari dakwahnya di Bali, termasuk dari Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan GP Ansor. Keduanya adalah badan otonom di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU). Tak berapa lama kemudian Banser dan GP Ansor di Bali mengonfirmasi bahwa tidak ada penolakan dari pihak mereka.

"Ternyata yang menolak itu adalah Banser dan GP Ansor KW. Dari sini kita perlu belajar pentingnya klarifikasi. Jika ada yang membawa berita, jangan ditelan bulat-bulat, tapi diklarifikasi dulu," katanya.

Ustaz Somad berharap, kehadirannya bisa memupuk persaudaraaan sesama Muslim di Bali. Dia juga berharap ,persaudaraaan Muslim dengan saudara-saudara Hindu di Bali semakin erat karena pada dasarnya semua sebangsa dan setanah air.

Sumber: Republika.co.id  | Editor :Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat