Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Peristiwa
Puluhan Ton Ikan Mati Mendadak di Danau Maninjau
Minggu, 03 Desember 2017 - 14:11:32 WIB

SULUHRIAU, Agam- Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat sekitar 50 ton ikan milik pembudidaya keramba jaring apung (KJA) di Danau Maninjau, mati mendadak akibat angin kencang disertai curah hujan tinggi melanda daerah itu semenjak Minggu 26 November 2017.

"Ke 50 ton ikan yang mati ini dengan berbagai ukuran mulai dari ukuran tiga sampai tujuh sentimeter," kata Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam, Ermanto di Lubukbasung, Minggu (3/12/2017).

Ikan yang mati ini berasal dari puluhan unit keramba jaring apung milik 15 pembudidaya ikan yang tersebar di Bayua, Linggai, Duo Kito, Tanjung Sani dan Koto Melintang.

Akibat kejadian ini, pembudidaya ikan mengalami kerugian sekitar Rp1,5 miliar karena harga per kilogram sebesar Rp30 ribu. "Saat ini ikan sudah mengapung ke permukaan danau dengan keadaan sudah membusuk," tambahnya.

Menurut dia, kematian ikan ini terjadi semenjak Senin 27 November, akibat angin kencang dan curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu semenjak sehari sebelumnya. Setelah itu, ikan mengalami pusing dan beberapa jam ikan sudah mengapung kepermukaan danau.

"Ini akibat pembalikan air dari dasar danau ke permukaan, sehingga oksigen berkurang karena di dasar danau terdapat tumpukan sisa pakan ikan cukup banyak," tegasnya.

Dengan kematian ini, pihaknya mengimbau pembudidaya agar segera memanen ikan yang sudah siap panen dan memindahkan ke kolam air tenang. Selain itu, mengurangi pemberian pakan ikan, hidupkan mesin oksigen dan lainnya.

"Ini untuk meminimalkan kematian ikan yang dapat menambah kerugian bagi pembudidaya," ujarnya.

Sebelumya, pihaknya telah mengimbau pembudidaya untuk tidak melakukan aktivitas budidaya ikan beberapa tahun ke depan di Danau Maninjau. Ini dalam mengurangi pencemaran danau akibat sisa pakan, karena kondisi danau vulkanik ini dalam keadaan tercemar berat.

Salah seorang pembudidaya ikan, Hendra (35) mengatakan kematian ikan ini akibat kekurangan oksigen, karena sebelum kematian angin kencang disertai curah hujan melanda daerah itu.

Satu hari setelah kejadian ini, ikan mulai pusing dan mati mendadak termasuk ikan miliknya. "Ikan milik saya mati sekitar dua tondengan ukuran siap panen. Agar tidak mengalami kerugian, saya sudah memanen ikan yang masih tersisa," lanjutnya. (okz)




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat