Harga TBS Riau Tertekan Pajak Impor India
Selasa, 28 November 2017 - 20:30:13 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Sudah tiga pekan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mengalami penurunan.
Selain disebabkan penurunan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), juga disebabkan kebijakan pengenaan pajak impor India.
Kebijakan pengenaan pajak impor India yang naik hingga 100% dari semula 7,5% menjadi 15%. Bahkan penurunan harga tbs terbesar sejak sembilan bulan lalu.
Namun, diperkirakan tidak akan berlangsung lama. Sebab kebutuhan india terhadap impor minyak nabati sangat tinggi, sehingga india diprediksi tidak bakal mampu mempertahankan pengenaan bea masuk impor yang menyebabkan penurunan pengiriman CPO ke India.
Hal tersebut merupakan analisis terhadap turunnya harga TBS kelapa sawit Provinsi Riau yang dibahas dalam rapat tim penetapan harga periode 29 November sampai 5 Desember tahun 2017, Selasa (28/11/2017).
Penetapan harga sawit ini dipimpin Kasi Pengolahan dan Pemasaran Perkembunan mutu dinas tanaman Pangan, Hortikultura dan perkebunan Provinsi Riau Dedi Yasmono.
Penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 sampai 20 tahun mengalami penurunan Rp 77,54/kg atau mencapai 3,79 persen dari harga pekan lalu, sehingga harga tbs periode pekan ini menjadi Rp 1.970,44/kg.
Dalam rapat tersebut tim juga membahas penurunan harga tbs akibat faktor internal diantara turunnya harga jual CPO dan Kernel dari seluruh perusahaan sumber data, begitu juga harga jual kernel yang mengalami penurunan.
Perdagangan pekan ini, harga TBS di Provinsi Riau terendah umur 3 tahun Rp 1.411,57 dan tertinggi umur 10 hingga 20 tahun Rp 1.970,44 per kg. [slt]
Komentar Anda :