Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Seminar 'Cara Cepat Dapat 4 Istri' Disorot, DPI: Kami Hanya Edukasi
Jumat, 24 November 2017 - 10:58:50 WIB

SULUHRIAU - Seminar 'Cara Cepat Dapat 4 Istri' yang akan diselenggarakan Dauroh Poligami Indonesia (DPI) disorot oleh sejumlah pihak. DPI menyatakan hanya melakukan edukasi, bukan mengkampanyekan poligami.

"Justru kami satu-satunya lembaga yang ingin mengedukasi soal pernikahan dengan baik dan proporsional serta ingin menghati-menghatikan kepada siapapun bahwa poligami adalah sesuatu yang penting yang tidak semua orang bisa melakukannya," kata Direktur Eksekutif Dauroh Poligami Indonesia Vicky Abu Syamil, Jumat (24/11/2017).

Dalam seminar yang akan digelar padaa 3 Desember nanti, para peserta dikenai biaya- yang disebut sebagai biaya investasi- sebesar Rp 3,5 juta.

Terkait dengan biaya ini, Vicky mengatakan dana itu digunakan untuk kepentingan operasional dan dakwah. "Terkait dengan biaya, tentu ke depan kita harapkan DPI bisa lebih profesional dengan memiliki fasilitas infrastruktur dakwah yang baik dan semua harus dikelola dengan biaya yang tidak sedikit dan semua biaya selain untuk operasional acara juga kami gunakan untuk berlangsungnya program pembinaan dan dakwah yang dibawa oleh DPI," kata Vicky.

Vicky mengatakan dalam setiap seminar maupun acara yang diselenggarakan oleh DPI, tidak ada satu poin pun yang mengarah ke perdagangan manusia. Dia menyatakan acara tersebut murni edukasi dakwah.

"Tidak ada satupun sesi acara kami yang mengarah kepada human trafficking, ini murni edukasi dakwah yang mengkhususkan diri pada pernikahan dan poligami. Hanya kami, yang fokus menjalani dakwah ini agar ilmu dan dakwah sampai kepada kaum muslimin dalam menghati-hatikan diri terkait dengan praktik poligami agar setiap peserta tahu batasan dan rambu-rambunya secara spesifik sehingga kami buat kelas khusus bukan malah menjadikan poligami sebagai promosi dan bola liar yang siapa saja boleh melakukannya. Kami lembaga edukasi bukan biro jodoh, jauh sekali dengan apa yang dibawa oleh lembaga yang kemarin dipidanakan," kata Vicky.

Vicky lantas memberikan sejumlah link youtube mengenai acara yang pernah mereka gelar sebelumnya.

Acara seminar 'Capa Cepat Dapat 4 Istri' tersebut dikritik oleh MUI Kemenag dan Komnas Perempuan. MUI dan Kemenag menyatakan poligami merupakan hal penuh syarat yang tak boleh dikampanyekan. Sedangkan Komnas Perempuan menyoroti kewajiban peserta membayar uang investasi di acara tersebut.

Sumber: detik.com




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat