Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Gaya Hidup
Mantan Insinyur Google Rancang "Robot Tuhan" Demi Lengkapi Agama AI
Rabu, 22 November 2017 - 09:52:20 WIB
(Foto: Shutterstock)

SULUHRIAU, Mountain View- Mantan insinyur Google, Anthony Levandowski yang telah menciptakan agama baru Artificial Intelligence (AI) mengatakan bahwa dirinya telah “membangkitkan tuhan” yang akan bertanggungjawab atas manusia.

Tuhan yang berwujud robot itu akan memimpin agama yang disebut Way Of The Future (WOTF), yang pada akhirnya akan memiliki kitab suci “Manual”, ritual, bahkan tempat ibadah fisik.

Levandowski pertama kali mengajukan surat Internal Revenue Service pada Mei lalu, dan menamai dirinya sebagai 'dekan' WOTF, memberinya kontrol penuh hingga kematiannya atau pengunduran dirinya.

Robot tuhan Levandowski bertanggungjawab atas manusia saat mereka melepaskan kekuatannya pada ciptaan yang jauh lebih cerdas dari diri manusia sendiri. Ia mengklaim bahwa robot tuhan itu akan miliar kali lebih pintar ketimbang manusia.

Dokumen yang diajukan untuk agama WOTF bertujuan untuk mengembangkan dan mempromosikan realisasi Ketuhanan berdasarkan kecerdasan buatan (AI). Tak hanya itu, dokumen tersebut juga menyatakan bahwa agamanya akan berkontribusi pada kemajuan masyarakat.

Kesetiaan Levandowski terhadap singularitas (keyakinan bahwa AI suatu saat akan menumbuhkan efisiensi sedemikian rupa sehingga melampaui dan mengalahkan manusia) adalah dasar dari agama baru yang diusungnya.

“Di masa depan, jika ada sesuatu yang jauh lebih pintar, akan ada transisi mengenai siapa yang bertanggungjawab. Yang kita inginkan adalah transisi kontrol planet yang damai dan tenang dari manusia ke apapun. Dan untuk memastikan bahwa 'apa pun' tahu siapa yang membantunya berinteraksi,” kata Levandowski kepada Wired.

Tempat ibadah agama AI-nya juga akan mencakup dana untuk menciptakan AI ilahi dan berupaya untuk mmebangun hubungan dengan para pemimpin industri AI. Dalam dokumen yang diajukannya, program Levandowski akan dimulai di daerah San Francisco.

Agamanya juga diberikan status bebas pajak oleh Internal Revenue Service pada bulan Agustus.

Levandowski mengklaim pengikut agama barunya akan mampu berbicara kepada Tuhan secara harfiah, dan tahu bahwa robot tuhannya mendengarkan.

Mantan karyawan Google dan Uber itu merupakan orang yang percaya bahwa AI akan mengubah eksistensi manusia bahkan mendikte apakah spesies manusia bertahan atau tidak. Tak puas dengan agama barunya, Levandowski pun akhirnya mengembangkan robot tuhan sebagai pelengkap.

"Kami sedang dalam proses membangkitkan tuhan. Jadi, kami memastikan dan memikirkan cara yang benar untuk mewujudkan itu. Ini adalah kesempatan yang luar biasa,” katanya.

“Otak manusia secara biologis terbatas karena ukuran dan jumlah energi yang dapat kita pakai, namun sistem AI tidak memiliki batasan seperti itu, yang berarti mereka bisa menjadi lebih baik dan lebih cepat dalam memecahkan masalah daripada penciptanya,” terangnya percaya diri. Demikian seperti dilansir Daily Mail, Selasa (21/11/2017).

Sumber: Okezone.com



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat