Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Peristiwa
Di Depan Kades dan Camat Serta Instansi Vertikal, Bupati: Tingkat Pelayanan
Jumat, 10 November 2017 - 09:01:24 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Bupati Kepulauan Meranti itu, Bupati Irwan meminta Kades, Camat dan Instansi Vertikal melakukan inovasi untuk meningkatkan pelayanan publik.

Hal itu disampaikan Bupati dalam rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pengelolaan Kelembagaan dilingkungan Pemerintan Kabupaten Kepulauan Meranti bertempat di Aula Afifa Sport, Selatpanjang, Kamis (9/11/2017).

Sebagai Narasumber perwakilan Kemendagri Hendri Firdaus dan Dadang, anggota DPD RI Inistiawati Ayus, Bupati Siak H. Syamsuar.

Kegiatan juga dihadiri anggota DPRD Meranti Edy Masyudi, para Asisten Sekda, para Staf Ahli, Kepala Badan/Dinas, Kepala Kantor Pertanahan, Camat Se-Kabupaten Kepulauan Meranti, serta Kades.

Dalam pidatonya Bupati menekankan pentingnya penguatan kelembagaan dalam meningkatkan kwalitas pelayanan publik, salah satunya dalam hal pengelolaan pertanahan yang saat ini ditangani oleh Badan Pertanahan. Diharapkan melalui Rakor yang melibatkan Kementerian dan organisasi vertikal yang ada di Meranti dapat memberikan pengetahuan kepada Kades, Camat, Kepala SKPD dan lainnya dalam rangka peningkatan pelayanan Publik di Kepulauan Meranti.

"Semoga hasil Rakor ini dapat dijadikan acuan oleh Camat dan Kades serta stakeholders dalam pengelolaan pertanahan dan peningkatan kwalitas pelayanan Publik di Kabupaten Kepulauan Meranti sesuai dengan dinamika dan perkembangan zaman saat ini," ujar Bupati.

Seperti ditekankan Bupati Untuk mengelola suatu wilayah masalah pertanahan adalah satu hal yang tidak bisa diabaikan dan implementasinya harus sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

"Pengelolaan pertanahan ini harus menjadi perhatian bersama dan harus sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Jika tidak maka dapat menghambat pembangunan daerah apalagi akibat faktor ketidak pahaman dapat membuat pejabat terjerat kasus hukum," paparnya.

Jadi pelayanan Publik yang penuh dengan inovasi dan sesuai dengan perundang-undangan sangatlah penting. Dicontohkan Bupati terkait Pilkades serentak 19 Desa yang baru saja selesai dilaksanakan dimana hasilnya para petahana jatuh berguguran dan jabatan Kades di isi oleh pejabat yang baru.

"Ini artinya masyarakat menginginkan sesuatu yang baru, perubahan yang diiringi dengan inovasi apa yang terjadi itu hendaknya menjadi pelajaran bagi pejabat publik lainnya," ujar Bupati.

Pada kesempatan itu Bupati juga menyampaikan intruksi Presiden RI Jokowidodo yang disampaikan saat Rakor dengan Kepala Daerah Se-Indonesia, dimana pejabat Publik diminta untuk meningkatkan kwalitas pelayanan secara cepat, tepat dan murah sehingga menjadi sesuatu yang menarik bagi investor dalam rangka mendorong iklim investasi.

Terkait hal itu pula Bupati mengaku telah memerintahkan Kepala Badan Penanaman Modal untuk membuat layanan satu pintu dimana semua perizinan terintegrasi disatu tempat termasuk juga pelayanan yang dilakukan oleh instansi vertikal, hebatnya lagi pelayanan dilakukan selama 7 hari kerja.

"Kita akan membuat pelayanan publik satu pintu yang terintegrasi saya minta Asisten I dan II untuk  berkoordinasi dengan bea Cukai, KSOP, Kantor Karantina karena kegiatan masyarakat sangat banyak bersentuhan dengan instansi itu apalagi dengan adanya perdagangan lintas batas," paparnya lagi.

Seperti diketahui saat ini Riau mengalami peningkatan kemiskinan yang cukup tinggi, jika dulunya pertumbuhan mencapai 10 persen kini hanya sampai 4 persen saja. Hal itu disebabkan karena uang yang beredar semakin menurun.

Salah satu solusinya menurut Bupati dengan mendorong tumbuhnya investasi melalui kemudahan perizinan yang cepat dan murah sehingga mampu membangkitkan gairah investor berinvestasi dengan begitu mampu menampung tenaga kerja yang berujung pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Dalam rangka itu juga Bupati juga meminta Camat dan Kades menginventarisir semua bentuk pelayanan kepada masyarakat agar bisa ditingkatkan dalam ranhka mendorong berkembangnya ekonomi masyarakat.

Dihadapan para Kades Bupati juga menyampaikan intruksi Presiden terkait optimalisasi pemanfaatan dana desa sebesar 1 Miliar per Desa. Dan bantuan Pemda sebesar 750 Juta Perdesa.

Menurut Bupati dana dana desa ini harus dimaksimalkan untuk pembangunan infrastruktur dengan mengurangi penggunaan anggaran yang tidak menyumbang pada pembangunan.

"Peningkatan infrastruktur desa harus ditingkatkan sebagai variable maju tidaknya suatu desa, saya minta fokus dari APBD untuk pembangunan infrastruktur dan mengurangi kegiatan yang tidak menyumbang pembangunan," ucapnya. [raf]




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat