Kamis, 01 Oktober 2026 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
 
 
☰ Ekbis
Melawan Taksi Online Seperti Berhadapan Dengan Hantu
Minggu, 08 Oktober 2017 - 16:44:44 WIB

SULUHRIAU- PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mengakui anjloknya kinerja perusahaan salah satunya disebabkan persaingan dengan transportasi online.

Direktur Independen Express Transindo Utama atau taksi Express, Safruan Sinungan mengatakan, hal yang paling berat bersaing dengan taksi online lantaran pemerintah belum adanya kebijakan yang bisa mengaturnya. Sementara Express sebagai perusahaan taksi konvensional harus mengikuti peraturan yang ada.

"Angkutan yang resmi itu kan mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah. Seperti UU 22 tahun 2009 dan peraturan pemerintah nomor 74 tahun 2014, ditindak lanjuti teknisknya dengan peraturan menteri. Ada lagi Perda di level provinsi ditentukan kuota dan tarif. Kita tidak bisa tentuin tarif tanpa ada persetujuan pemerintah," tuturnya dilansir dari detikFinance, Minggu (8/10/2017).

Ia menambahkan, perusahaan angkutan resmi juga diwajibkan untuk memakai atribut kendaraan umum. Ditambah dengan logo dan desain perusahaan haru tertera agar terciri di jalan.

BACA JUGA:  Siapa Sebenarnya Pemberi Izin Operasional Transportasi Daring

"Kemudian kita juga harus uji KIR. Itu kewajiban amanat UU dan pemerintah. Kalau enggak kita dikandangin," imbuhnya.

Semua peraturan itu pun tak berlaku untuk taksi online. Mereka bebas menetapkan tarif dan bisa beroperasi tanpa atribut pengenal layaknya mobil pribadi. Safruan merasa seperti bersaing dengan hantu apalagi tarifnya jauh lebih murah.

BACA JUGA:  Pemko Rapat Teknis, Lampu 'Hijau' Bagi Angkutan Online Pekanbaru

BACA JUGA:  Seluruh Taksi Konvesional Demo ke DPRD Pekanbaru, Ini yang Mereka Tuntut

"Sekarang berhadapan kendaraan pribadi, plat hitam yang enggak jelas. Kita seperti berhadapan sama hantu. Pertanyaannya, begitu luar biasa tarif murahnya. Kalau hitungan cost ini enggak masuk akal," tambahnya.

Menurut Safruan sampai kapanpun perusahaan taksi konvensional tidak akan mampu bersaing dengan taksi online, jika pemerintah tidak membuat peraturan untuk mengaturnya.

"Dengan situasi sekarang ini, sehebat apapun perusahaan, manajemen terbaik apapun akan hancur. Karena tidak mungkin kita bersaing dengan perusahaan yang mereka tidak jelas tarifnya," tandasnya.

Sekadar informasi, hingga kuartal III-2017 Express telah menjatuhkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 400 karyawan supportnya. Perseroan juga menjual aset-aset yang tidak terpakai dengan total luas 14,5 hektare (ha) untuk membayar utang kepada BCA yang saat ini nilainya sebesar Rp 454,9 miliar. [dtc]




 
Berita Lainnya :
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    02 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    03 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    04 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    05 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    06 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    07 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    08 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    09 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    10 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    11 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    12 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    13 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    14 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    15 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    16 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    17 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    18 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    19 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    20 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    21 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    22 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat