Senin, 17 Agustus 2026 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
 
 
☰ Peristiwa
Ini Bunga Bangkai Terbesar Dunia Ditemukan di Kampar, Riau
Kamis, 21 September 2017 - 18:19:45 WIB
Bunga Bangkai

SULUHRIAU- Cagar Alam Bukit Bungkuk, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampa, Riau jadi pembicaraan dunia beberapa hari ini setelah ditemukan bunga bangkai tertinggi sejagat yang mencapai 4,3 meter, jauh melampaui rekor dunia resmi.

Sebetulnya ada tiga tangkai yang mekar pada waktu bersamaan. Dua tangkai di kawasan konservasi Cagar Alam Bukit Bungkuk. Satu tangkai lagi ditemukan di luar kawasan, di Desa Bukit Melintang.

Mekarnya tiga bunga bangkai raksasa yang berjenis amorphopallus giga diendus pertama kali pada 13 September oleh Maju Bintang Hutajulu dan Santino Gomes, dua polisi hutan (polhut) yang bekerja di Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

Mereka sampai berkemah di hutan cagar alam seluas 12.828,88 hektare itu, menunggui dua flora langka dan dilindungi tersebut sebelum salah satu tangkai mekar, Jumat, 15 September 2017, seperti dilaporkan Dina Febriastuti, seorang wartawan setempat yang meliput dari dekat.

Dan pengukuran seadanya dilakukan Bintang Hutajulu. Salah satu bunga itu ternyata mencapai ketinggian 4,3 meter, yang kata BBKSDA Riau, melampaui rekor bunga bangkai tertinggi yang dicatat Guiness Book of Record di New Hampshire, Amerika Serikat, tahun 2010. Saat itu, bunga bangkai di AS tersebut mencapai ketinggian 3,1 meter.
Adapun setangkai lainnya di Bukit Bungkuk mencapai 3,3 meter. Sementara setangkai bunga lagi di luar kawasan cagar alam itu, tingginya 2 meter.

Namun lokasinya yang begitu terpencil di tengah hutan di lokasi sulit membuat bunga-bunga ini relatif aman dari serbuan pengunjung. Kecuali rombongan khusus para pejabat lingkungan serta belasan jurnalis melongok keberadaan bunga nan langka yang bergerak dari ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru, Senin (18/9).

Rombongan sekitar 40 orang dari beberapa kalangan masyarakat jurnalis, pejabat, serta personel dari BBKSDA Riau inilah yang melakukan pengukuran ulang bunga-bunga berbau menyengat itu.

Untuk menyaksikan langsung mekarnya flora yang endemik Pulau Sumatera itu, rombongan menempuh perjalanan darat dengan bermobil 68 kilometer di jalanan lintas Provinsi Riau-Sumatera Barat. Dilanjutkan dengan jalan desa sekitar delapan kilometer.

Sesudahnya perjalanan harus ditempuh dengan berjalan kaki melalui medan yang cukup berat untuk mencapai bunga yang hari itu justru mulai melayu.

Bunga Bangkai memang butuh waktu bertahun-tahun untuk mekar, dan masa mekarnya hanya sekitar dua hari. Pakar Konservasi Sumber Daya Hutan dari Universitas Riau, Dr Nurul Qomar, menyebut bunga bangkai ini tergolong langka.

bunga bangkai

"Terutama pada fase generatifnya, ketika muncul bunga dengan selodang yang besar," kata Nurul Qomar. "Lalu, bentuknya yang menarik. Ada yang tinggi menjulang dan tanpa daun pada masa generatif itu, atau berukuran sangat besar. Atau, karena baunya yang sudah menyengat seperti bau bangkai."

Kepala BBKSDA Riau Machfud menyebut pihaknya menaruh perhatian khusus pada mekarnya amorphopallus gigas yang hanya bertahan selama dua hari, padahal waktu yang dibutuhkan untuk berkembang mencapai puluhan tahun.

Karenanya, katanya pula, "terhadap anakan dari dua tangkai bunga itu kami akan melakukan perlindungan dan pengawetan."

Lebih dari itu, katanya, "Di desa batas Cagar Alam, yakni Bukit Melintang, ditemukan banyak bunga yang sama di kebun-kebun masyarakat."

Ini sangat berbeda dengan bunga bangkai di tempat lain, yang tumbuh di tempat sangat khusus, umumnya di dalam taman nasional, cagar alam, atau kebun raya khusus. (jan,bbc,dtc)



 
Berita Lainnya :
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    02 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    03 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    04 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    05 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    06 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    07 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    08 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    09 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    10 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    11 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    12 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    13 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    14 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    15 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    16 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    17 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    18 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    19 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    20 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    21 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    22 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat