Investasi Baru Capai Rp8,3 T Dari Target Rp20, T
Pemrov Gantungkan Harapan pada Perda RTRW Riau Capai Investasi Besar
Kamis, 21 September 2017 - 17:28:05 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Investasi di Riau masih tersendat, karena belum adanya pola rancangan tata ruang wilayah (RTRW) Riau. Akibatnya, puluhan triliun investasi tidak masuk ke daerah ini.
Berdasarkan data dari Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BPMPD) dan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Riau menunjukkan realisasi investasi Riau pada triwulan dua tahun 2017 baru mencapai Rp 8,3 triliun, dari target Rp 20,3 triliun yang ditetapkan badan koordinasi penanaman modal (BKPM) pusat.
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengakui, pihaknya akan berusaha mencapai target tersebut setelah peraturan daerah RTRW disahkan.
Dikatakan, capaian Rp 8,3 triliun merupakan gabungan dari penanaman modal dalam negeri dan penanaman modal asing, didomimasi investasi di bidang perkebunan dan perhotelan.
Dari 12 kabupaten/kota, Dumai yang menyumbang investasi terbesar, dan jika RTRW disahkan Dumai tetap berkonstribusi besar.
"Selama ini iklim investasi di Riau masih tersendat karena belum adanya pola RTRW," katanya.
Sementara Kepala BPMPD dan BP2T Riau Eva revita mengatakan, adanya RTRW Ria, akan menjadi angin segar bagi penanam modal untuk mulai bergerak mengurus segala perizinan.
Bahkan dia optimis bisa merealisasikan target investasi yang disampaikan gubernur Riau arsyadjuliandi Rachman sebesar Rp 50 triliun setelah RTRW disahkan.
Sementara itu, hingga saat ini Perda RTRW Riau ini belum kunjung disahkan oleh DPRD Riau. Sudah beberapa kali dijadwalkan paripurna pengesahan namun ditunda, sepeti terjadi Rabu, (20/9/2017). [slt]
Komentar Anda :