Warga Duri Diduga Banyak Tertipu UN Swissindo
Selasa, 29 Agustus 2017 - 19:33:58 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Sejumlah warga Duri, Kabupaten Bengkalis tertipu investasi bodong yang dilakukan United Nation World Trust International Orbit (UN Swissindo).
Atas dugaan kasus ini, otoritas jasa keuangan (OJK) tengah menelusuri hal ini. Walaupun sejauh ini belum ada korban yang melapor ke OJK maupun ke satgas waspada investasi.
Kepala OJK Provinsi Riau M Nurdin Subandi, Selasa, saat konfrensi pers di kantor OJK Riau menegaskan, pihaknya sudah mendapat informasi terkait keresahan warga di Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis-Riau.
Keresahan masyarakat mencuat setelah Swi meminta untuk tidak mempercayai adanya penawaran dari perusahaan yang menjanjikan pelunasan kredit dan ajakan untuk tidak membayar utang ke bank-bank seperti yang ditawarkan UN Swissindo yang menjanjikan adanya pelunasan utang dan juga pencairan voucer M1 senilai USD1.500 di Bank Mandiri.
Upaya OJK menyelamatkan masyarakat dari penipuan bodong setelah satgas waspada investasi bersama bareskrim Polri dan Bank Indonesia (BI) memanggil pimpinan UN Swissindo, Sugihartono atau yang dikenal dengan Sugihartonotonegoro alias Sino dengan telah menandatangani surat pernyataan yang berisi UN Swissindo menghentikan kegiatan terkait penawaran pelunasan utang kepada masyarakat dan pemberian Voucher Human Obligation VM1.
M Nurdin Subandi tidak bisa memperkirakan kerugian masyarakat atas penipuan yang dilakukan UN Swissindo khusus di Provinsi Riau. Namun, diperkirakan banyak karena diduga korban tidak saja berada di duri tetapi di daerah lain di Riau. [slt]
Komentar Anda :