Pertumbuhan Industri Manufaktur Riau Negatif
Selasa, 29 Agustus 2017 - 07:35:45 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Pertumbuhan industri manufaktur besar dan sedang (IBS) Riau pada triwulan kedua tahun 2017 terhadap triwulan satu 2017 menunjukkan pertumbuhan negatif dengan tumbuh hanya sebesar minus 0,88 persen.
Hal itu disampaikan Kepala BPS Riau Aden Gultom, Senin (28/8/2017). Ia menjelaskan, hal tersebut menunjukkan bahwa triwulan dua 2017, perekonomian Provinsi Riau khususnya pada sektor IBS mengalami penurunan.
Jika dibandingkan triwulan sebelumnya, penurunan produksinya tidak lebih beasr dari triwulan sebelumnya yaitu pertumbuhan produksi negatif minus 6,96 persen, sedangkan keadaan nasional triwulan II 2017 terhadap triwulan Ii 2017 terjadi peningkatkan produksi sebesar 2,57 persen.
Penurunan produksi di Riau dipengaruhi industri makanan turun minus 0,67 persen dan industri karet, barang dari karet dan plastik turun minus 6,40 persen.
"Pertumbuhan industri manufaktur triwulan II 2017 dibandingkan triwulan II 2016 mengalami penurunan minus 3,92 persen, dipengaruhi menurunnya produksi industri makanan, pada triwulan i 2017 tumbuh 19,83 persen kemudian triwulan ii 2017 turun menjadi 2,1 persen," katanya.
Hal sama terjadi pada industri karet, barang dari karet dan plastik yang pada triwulan I 2017 tumbuh 18,26 persen lalu turun menjadi 1,95 persen pada triwulan ii 2017. [slt]
Komentar Anda :