Produksi CPO Indonesia dan Malaysia Naik, Harga TBS Sawit Turun
Kamis, 17 Agustus 2017 - 14:30:26 WIB
SULUHRIAU, Pekabaru- Produksi crude palm oil (CPO) Indonesia dan Malaysia menjadi penyebab penurunan harga tandan buah segara (TBS) kelapa sawit.
Meskipun harga jual kernel mengalami kenaikan, namun tidak mampu mengangkat harga tbs karena volume relatif sedikit.
Sekretaris tim Pelaksana tim Penetapan harga TBS Kkelapa sawit, Dedi Yasmono mengatakan, terjadinya penurunan harga, maka harga tbs kelapa sawit tertinggi pada periode pekan ini adalah Rp 1.771,42 per kg.
Pelemahan harga tbs yang terus melemah. Padahal dua pekan terakhir sempat alami kenaikan bertahap, pekan ini kembali turun Rp 9,36 per kg.
Penurunan juga disebabkan turunnya harga jual CPO dari beberapa perusahaan sumber data dan akibat dampak penjatahan kenaikan bea impor di india yang merupakan pasar penting, India menaikan bea impor minyak sawit mentah menjadi 15 persen dari 7,5 persen.
Sementara Ketua Asosiasi petani kelapa sawit perkebunan inti rakyat (Aspek Pir) Riau Setiono mengaku, kenaikan bea impor memberi dampak permintaan untuk minyak sawit mentah, walaupun bertujuan membatasi impor minyak yang lebih murah terutama dari malaysia dan indonesia serta mendongkrak harga domestik tetapi harga tersebut masih standar bagi petani.
Berdasarkan hasil rapat penetapan harga pembelian tbs kelapa sawit di dinas tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan, harga tbs periode 16-22 agustus 2017 tertinggi Rp 1.771,42 per kg. [slt]
Komentar Anda :