Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Acara Mahathir Mohamad Berubah Rusuh, Sepatu dan Kursi Beterbangan
Senin, 14 Agustus 2017 - 09:23:20 WIB
Mahathir Mohamad (Foto: The Star)

SULUHRIAU, Kuala Lumpur - Sebuah forum yang dipimpin oleh eks-Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, yang berusaha menggulingkan pemerintahan, berubah menjadi kerusuhan. Peserta acara melemparkan sepatu dan kursi, suar dinyalakan.

Dilansir AFP, Senin (14/8/2017), kerusuhan itu berlangsung di Shah Alam, pinggiran Kuala Lumpur, pada Minggu (13/8) kemarin. Acara pertemuan di aula kota itu diadakan untuk membahas skandal finansial yang menjerat Perdana Menteri Najib Razak, yang mendorong Mahathir untuk bereaksi.

Saat 90 menit acara berlangsung, provokator mulai melemparkan sepatu, kursi, dan botol ke arah Mahathir. Hal ini diceritakan oleh penyelenggara acara Syed Saddiq Syed Abdul Rahman kepada AFP.

Mereka juga menyalakan suar saat kerusuhan pecah. Sebuah video menunjukkan suasana ruangan yang dipenuhi asap.

Mahathir yang telah mendengarkan berbagai pertanyaan para hadirin kemudian dilarikan dari gedung. Dia dipastikan tak terluka akibat kejadian ini. Namun ada dua orang yang terluka.

"Jelas ini dirancang untuk membungkam Mahathir dan oposisi," kata Syed Saddiq, kepala kepemudaan Partai Bersatu yang didirikan Mahathir.

"Tapi kita tidak akan takut dengan orang-orang pengecut," ujarnya.

Oposisi senior Azmin Ali menyalahkan Najib yang "menggunakan premanisme untuk membungkan Mahathir. Ini adalah tindakan pengecut".

Tak jelas siapakah yang berada di balik aksi kekerasan ini. Namun ketegangan politik memang nyata adanya dan muncul sebelum Pemilu pertengahan 2018 nanti. Mahathir melihat ada ancaman di sebalik fenomena ini.

Mahathir yang menjadi perdana menteri pada 1981 sampai 2003 itu telah mengucilkan Najib melalui dugaan miliaran yang dirampok dari dana investasi negara, 1MDB. Dugaan itu disampaikan secara berani dalam kampanye tentang pencucian uang.

Sebelum kerusuhan pecah pada pertemuan bertajuk 'Tak Ada yang Disembunyikan' yang dihadiri 2.000 orang itu, Mahathir telah mengulangi kritiknya terhadap Najib dalam kaitannya dengan kasus 1 MDB.

Najib yang berasal dari UMNO itu membantah tuduhan soal 1MDB itu. Partai Mahathir telah bergabung dengan koalisi oposisi Pakatan Harapan. Bulan lalu, Mahathir diumumkan sebagai kepala koalisi dan seteru masa lalunya, Anwar Ibrahim yang di penjara, sebagai pemimpin keseluruhan.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat