Kamis, 01 Oktober 2026 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
 
 
☰ Sosial Budaya
Liputan Haji 2017,
Ada JCH Jalan Kaki Tersesat hingga 7 Km, Ditemukan Hampir Pingsan
Senin, 14 Agustus 2017 - 08:39:51 WIB
Foto int

SULUHRIAU, Madinah - Selalu ada jemaah tersesat di Masjid Nabawi, Madinah. Biasanya mereka lupa pintu masuk atau keluar masjid. Faktor usia dan kemampuan menghapal jalan jadi penyebab utama. Nah, ternyata ada yang lebih parah: tersesat sejauh 7 kilometer. Hah?

Kejadian tersebut disampaikan Kepala Seksi Perlindungan Jemaah (Linjam) Daerah Kerja (Daker) Madinah, Ali Nurrokhim, Minggu (13/8/2017) malam Waktu Arab Saudi.

Ali yang berdinas di TNI dengan pangkat Letnan Kolonel ini menjelaskan, tidak ada peristiwa menonjol sejak kedatangan jemaah haji Indonesia pada Jumat (28/7) hingga hari ini.

"Kalau (jemaah) tersesat sudah pasti ada. Tiap tahun seperti itu. Yang membuat kaget, ada 2 jemaah yang jalan kaki dan tersesat ke Jabal Uhud dan Masjid Qiblatain," kata Ali.

Jabal Uhud berjarak 4-5 kilometer dari Masjid Nabawi, sedangkan Masjid Qiblatain berjarak kurang lebih 7 kilometer dari Nabawi. Tak diketahui alasan kedua jemaah jalan kaki ke tempat tersebut. Sebab seharusnya naik bus sebagaimana jemaah lain. Jemaah yang tersesat ke Jabal Uhud bahkan ditemukan dalam kondisi hampir pingsan karena serangan cuaca panas.

Biasanya, jemaah yang tersesat di Masjid Nabawi ditangani Linjam Sektor Khusus (Seksus). Nah, untuk 2 jemaah yang tersesat ke Jabal Uhud dan Masjid Qiblatain, Linjam jelas tidak tahu karena tak ada personel di sana. Beruntung, ada warga setempat yang mengidentifikasi jemaah tersebut.

"Warga tahu itu jemaah Indonesia dari penanda seperti tas, gelang, dan identitas. Kemudian menelepon (kantor) Daker," kata Ali yang tak menjelaskan identitas dan waktu kejadian.

Personel Linjam terdiri dari anggota TNI-Polri. Total personel di Daker Madinah hanya 28 orang. Mereka ditempatkan di 5 sektor pemondokan sekitar Masjid Nabawi plus 1 sektor khusus. Jelas sangat terbatas untuk memantau pergerakan atau mendampingi puluhan ribu jemaah haji.

"Tapi kami berusaha sekuat mungkin agar jemaah terlayani dan terlindungi dengan baik," tutup Ali yang pernah bertugas sebagai Kepala Sektor Khusus Masjidil Haram Mekah ini.

Gelombang jemaah haji yang mendarat di Madinah sudah berakhir, Sabtu (12/8). Sebagian jemaah sudah bergeser ke Mekah secara bergelombang. Sisanya masih berada di Madinah untuk beribadah arbain (salat 5 waktu 40 kali tanpa putus di Masjid Nabawi).

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    02 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    03 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    04 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    05 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    06 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    07 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    08 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    09 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    10 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    11 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    12 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    13 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    14 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    15 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    16 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    17 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    18 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    19 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    20 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    21 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    22 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat