Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Liputan Haji 2017,
Ada JCH Jalan Kaki Tersesat hingga 7 Km, Ditemukan Hampir Pingsan
Senin, 14 Agustus 2017 - 08:39:51 WIB
Foto int

SULUHRIAU, Madinah - Selalu ada jemaah tersesat di Masjid Nabawi, Madinah. Biasanya mereka lupa pintu masuk atau keluar masjid. Faktor usia dan kemampuan menghapal jalan jadi penyebab utama. Nah, ternyata ada yang lebih parah: tersesat sejauh 7 kilometer. Hah?

Kejadian tersebut disampaikan Kepala Seksi Perlindungan Jemaah (Linjam) Daerah Kerja (Daker) Madinah, Ali Nurrokhim, Minggu (13/8/2017) malam Waktu Arab Saudi.

Ali yang berdinas di TNI dengan pangkat Letnan Kolonel ini menjelaskan, tidak ada peristiwa menonjol sejak kedatangan jemaah haji Indonesia pada Jumat (28/7) hingga hari ini.

"Kalau (jemaah) tersesat sudah pasti ada. Tiap tahun seperti itu. Yang membuat kaget, ada 2 jemaah yang jalan kaki dan tersesat ke Jabal Uhud dan Masjid Qiblatain," kata Ali.

Jabal Uhud berjarak 4-5 kilometer dari Masjid Nabawi, sedangkan Masjid Qiblatain berjarak kurang lebih 7 kilometer dari Nabawi. Tak diketahui alasan kedua jemaah jalan kaki ke tempat tersebut. Sebab seharusnya naik bus sebagaimana jemaah lain. Jemaah yang tersesat ke Jabal Uhud bahkan ditemukan dalam kondisi hampir pingsan karena serangan cuaca panas.

Biasanya, jemaah yang tersesat di Masjid Nabawi ditangani Linjam Sektor Khusus (Seksus). Nah, untuk 2 jemaah yang tersesat ke Jabal Uhud dan Masjid Qiblatain, Linjam jelas tidak tahu karena tak ada personel di sana. Beruntung, ada warga setempat yang mengidentifikasi jemaah tersebut.

"Warga tahu itu jemaah Indonesia dari penanda seperti tas, gelang, dan identitas. Kemudian menelepon (kantor) Daker," kata Ali yang tak menjelaskan identitas dan waktu kejadian.

Personel Linjam terdiri dari anggota TNI-Polri. Total personel di Daker Madinah hanya 28 orang. Mereka ditempatkan di 5 sektor pemondokan sekitar Masjid Nabawi plus 1 sektor khusus. Jelas sangat terbatas untuk memantau pergerakan atau mendampingi puluhan ribu jemaah haji.

"Tapi kami berusaha sekuat mungkin agar jemaah terlayani dan terlindungi dengan baik," tutup Ali yang pernah bertugas sebagai Kepala Sektor Khusus Masjidil Haram Mekah ini.

Gelombang jemaah haji yang mendarat di Madinah sudah berakhir, Sabtu (12/8). Sebagian jemaah sudah bergeser ke Mekah secara bergelombang. Sisanya masih berada di Madinah untuk beribadah arbain (salat 5 waktu 40 kali tanpa putus di Masjid Nabawi).

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat