Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Percantik Candi Muara Takus!, Bupati Aziz: Pengelolaan di Bawah Sumbar
Selasa, 08 Agustus 2017 - 09:12:36 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru-  Candi Muara Takus yang berada di Desa Muara Takus, Kecamatan XIII Koto Kampar, kini banyak jadi sorotan publik.

Ini lantaran candi yang sangat terkenal sebagai cagar budaya itu, kondisi fisiknya memperihatikan karena terkesan tidak di rawat. Warga yang berkunjung ke candi yang sudah ada sejak kerajaan Sriwijaya Palembang itu, kini butuh perhatian.

"Sungguh disayang, kita miliki cagar budaya amat terkenal, bukti sejarah sejak berabad-abad kurang dapat perhatian," ujar Ardiansyah, alumni mahasiswa jurusan Sejarah Universita Riau (UR).

Masih dalam ingatan saat belajar dulu, sejarah candi ini, bahwa Candi Muara Takus sudah ada sejak abad ke-7 Masehi. Candi tersebut menandakan bahwa Kampar sudah memiliki kebudayaan yang sudah lama. Sehingga ada yang menyebut kerajaan Sriwijaya saat itu berpindah-pindah dari Palembang ke Kampar, bahkan ke Muara Jambi, Malaysia dan Thailand.

Mengenai upaya mempercantik candi ini, Bupati Kampar Aziz Zaenal pada acara halal bi halal ikatan masyarakat Kampar-Riau, Ahad (6/7/2017), menyinggung hal ini. Jalan ke Candi Muara Takus itu sudah bagus diperbaiki oleh Pemrov Riau. Namun, dia tidak menampik, ada kendala, karena setelah katanya ia menemui Kemenpar, tidak bisa juga berbuat banyak. Kemenpar menyaran ke Kemenbud.

Tetapi, seperti diketahui pengelolaan candi ini Kepala di bawah Balai Pelestarian Cagar Budaya Sumatera Barat. Di sini kenanya, jadi memang perlu pembahasan lebih lanjut," katanya.

Sementar itu, sekitar April tahun ini, ada pertemuan antara Pekab Kampar dengan pengelola Candi Muara Takus yaitu Balai Pelestarian Cagar Budaya Sumatera Barat. Ini dilakukan pihak pengelola untuk mengangkat kembali bagaimana komitmen pemerintah khususnya yang telah dilakukan Balai Pelestarian Cagar Budaya Sumatera Barat terhadap keberadaan Candi Muara Takus.

Saat itu hadir Kepala Balai Cagar Budaya Sumatera Barat Nurmantias, Kadisdikbud Kampar dijabat Dr H Nasrul Zein SPd, MPd, Kadis Pariwisata Kampar dijabat Syamsul Bahri, Asisten III Setda Kampar Nurahmi.

Saat itu Asisten III Setda Kampar Nurahmi meminta agar keberadaan Candi Muara Takus dikelola secara bersinergi antara pemerintah daerah dan pemprov Riau termasuk pemerintah pusat. Mana yang menjadi porsi pemerintah kabupaten, provinsi Riau dan pusat semuanya harus jelas dan terukur supaya pengelolaannya terpadu dan dirasakan masyarakat. [syf]



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat