Serapan Padi Lokal Masih Jauh Dari Target Bulog Riau-Kepri
Senin, 31 Juli 2017 - 09:13:28 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Hngga Juni 2017, Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre Riau-Kepri sudah menyerap 2.809.410 ton padi dari petani lokal.
Bulog akan terus menyerap dalam rangka pengadaan beras nasional sebagai beras publik service obligation (pso) dan komersial.
Hal itu dikataka Humas Bulog Riau-Kepri Hendra Gunafi, serapan padi petani Riau dan Kepri masih jauh dari capaian dibandingkan dengan target yang ditetapkan untuk diraih tahun ini sebanyak 27.000 ton beras.
Kendalan utama minimnya pengadaan beras di bulog riau kepri dikarenakan provinsi riau dan kepulauan riau bukanlah sentra produksi padi.
Faktor lainnya yang menjadikan rendah serapan yakni adanya pedagang beras dan tengkulak yang langsung menampung dan membeli beras petani dengan harga lebih tinggi yang berasal dari luar provinsi Riau dan Kepri.
Sesuai Standar Operasional (SOP) Bulog Riau-Kepri harus membeli dengan harga pembelian pemerintah (HPP) yang ditetapkan yakni untuk beras Rp 7.300 per kg dan gabah kering panen (GKP) Rp 3.750 per kg dengan sistem tunai.
Hendra mengaku rata-rata harga beras dan gabah yang diproduksi petani lokasi riau dan kepri selama ini memiliki nilai jual di atas HPP.
Namun Bulog akan selalu melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pemerintah daerah agar lumbung padi di riau kepri bisa menjual produksi berasnya dengan harga tinggi, tetapi jika harga jatuh saat panen maka bulog langsung menampung dan menyerap sesuai hpp agar petani tidak merugi. [slt]
Komentar Anda :