Digagalkan, Rudal yang Ditembakkan ke Makkah dari Syiah Houthi
Jumat, 28 Juli 2017 - 10:22:37 WIB
|
Efek serangan rudal scud milisi Houthi (ilustrasi Foto int).
|
SULUHRIAU, Makkah- Satu rudal balistik yang berhasil digagalkan Pasukan Pertahanan Udara Arab Saudi, Kamis (27/7/2017), diketahui dilepaskan pasukan Al-Houthi Syiah Yaman.
Balistik itu digagalkan saat bergerak menuju Kota Suci Makkah. Rudal balistik tersebut dicegat Pasukan Pertahanan Udara dengan menggunakan Rudal Patriot permukaan-ke-udara. Pecahan rudal balistik itu jatuh di daerah tak berpenghuni, kata Xinhua, Jumat (28/7/2017) pagi.
Pasukan pertahanan Arab Saudi menembak jatuh rudal balistik pasukan Houthi yang mengarah ke Kota Suci Makkah pada Kamis (27/7) malam waktu setempat.
Dalam pernyataan yang ditulis Saudi Press Agency, rudal yang dilancarkan pasukan Houthi diluncurkan di daerah Al-Wasliya, Provinsi Al-Taif, atau sekitar 69 kilometer dari Makkah.
Tidak ada kerusakan ataupun korban akibat serangan tersebut. Keterangan yang ditulis Saudi Press Agency juga menjelaskan, serangan yang dilancarkan juga dimaksudkan untuk mengganggu kelangsungan ibadah haji.
"Serangan rudal itu jelas usaha putus asa untuk mengganggu musim haji," tulis keterangan tersebut, seperti dilansir Arabnews, Jumat (28/7/2017).
Serangan tersebut merupakan yang kedua kalinya yang diarahkan tentara Houthi ke kota suci Makkah. Sebelumnya, pada 27 Oktober 2016, serangan yang sama juga diluncurkan dari Yaman ke. Beruntung, serangan tersebut juga berhasil dijatuhkan pasukan pertahanan udara Arab Saudi.
Selain melalui serangan udara, Pasukan Houthi juga berkali-kali meluncurkan serangan-serangan yang menyasar sepanjang perbatasan Saudi-Yaman. Serangan-serangan yang diluncurkan bahkan telah menewaskan lebih dari seratus tentara dan warga sipil.
Pada Oktober 2016, koalisi militer Arab pimpinan Arab Saudi mengumumkan pasukan militer mencegat satu rudal yang ditembakkan ke arah Makkah dari Yaman.
Rudal tersebut dihancurkan 65 kilometer dari kota paling suci umat Muslim itu, dan tak ada kerusakan yang dilaporkan. Petempur Al-Houthi telah mengincar kota perbatasan Arab Saudi sejak awal perang di Yaman.
Pada Selasa (18/7) 20 warga sipil Yaman tewas dan banyak lagi cedera, saat koalisi pimpinan Arab Saudi menyerang satu desa di bagian selatan negeri itu, kata pejabat dari gerakan bersenjata Al-Houthi dan pemerintah pada Rabu (19/7).
PBB mengatakan korban pemboman pada Selasa, yang terjadi di desa al-Atera di Provinsi Taiz --tempat pertempuran antara dua kelompok di Yaman telah meningkat-- adalah pengungsi dalam negeri. Pemerintah Yaman, yang diakui secara internasional, memastikan bahwa sekitar 20 orang terbunuh, termasuk wanita dan anak-anak. Namun, pemerintah tidak memberikan perincian lebih lanjut tentang serangan tersebut.
Sumber: Republika.co.id | Ediotor: Jandri
Komentar Anda :