Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Pasca Lebaran Jual-Beli Mobkas di Dealer Lesu, Penjual Lari ke Platform Online
Kamis, 27 Juli 2017 - 16:25:51 WIB

SULUHRIAU- Pasca Lebaran Idul Fitri 1438 H, para pedagang mobil bekas (mobkas) mengeluh karena sepinya pembeli.

Berdasarkan data Divisi Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Carmudi.co.id menunjukan sinyalemen lesunya pembelian mobkas.

Hal itu diungkapkan H. Ahmad Fadilah, Ketua Ikatan Pedagang Mobil Bekas Jakarta Timur (IPMJ) melalui rilis diterima, Kamis (27/7/2017).

Menurut Ahmad, fenomena sepinya pembeli sudah dirasakan sejak seminggu setelah Lebaran. Banyak hal yang mempengaruhi sepinya pembeli, salah satunya adalah mulainya tahun ajaran baru sekolah.

“Kalo sekarang kebanyakan orang itu sibuk bayar daftar masuk sekolah. Tapi biasanya bulan-bulan ini hingga akhir tahun akan perlahan naik," katanya.

Senada dengan Ahmad, salah satu pedagang mobil bekas dealer Fritz n Co  juga mengeluhkan sepinya pembeli pascalebaran. “Kalau di masa sekarang orang fokus uangnya ke sekolah anak-anaknya, masa liburan sekolah juga memang jarang pembeli, orang-orang fokusnya ke liburan dan sekolah dulu,” tambah Jojon Ardi selaku pemilik dealer Fritz n Co di Yogyakarta.

Para pedagang memprediksi kondisi pasar mobkas akan kembali bergairah menjelang akhir tahun. Berdasarkan pengalaman peningkatan akan terjadi di bulan September hingga November mendatang.

“Fenomena yang terjadi itu memang membuat bisnis pedagang mobil bekas terganggu. Untuk itu sebenarnya sarana pemasaran para dealer konvensional harus merambah dunia online. Hal itu bertujuan untuk meluaskan cakupan pemasaran dan menyentuh calon pembeli yang tersebar di berbagai wilayah,” ujar Chandra Sidik selaku Head of Marketing and PR Carmudi.co.id.

Sementara itu berdasarkan data Litbang Carmudi.co.id, tampak tidak terjadi penurunan jumlah pengiklan (listing) mobkas di platform Carmudi.co.id. Justru terjadi banyak penjual yang memasang listing di situs Carmudi.

Menurut Chandra, alasan banyaknya penjual mobkas masuk ke platform online seperti Carmudi.co.id, lebih disebabkan karena sepinya pembeli di dealermobkas. Stok mobkas milik pedagang pun menumpuk, membuat mereka menahan untuk membeli mobkas dari penjual pribadi.

“Beberapa waktu terakhir ini, kami melihat jumlah listing di Carmudi meningkat. Kebanyakan listing berasal dari penjual pribadi atau biasa kami sebut organik listing. Tentu hal ini kami pahami sebagai kesadaran pemasaran jual beli mobil secara online sudah mulai meningkat,” jelas Chandra.


Toyota Kijang Lawas Banyak Dipasarkan

Dibandingkan bulan lalu (Juni), jumlah total listing meningkat 3.567 unit mobkas di Juli ini. Peningkatan terbesar datang dari mobkas dengan kisaran harga di bawah Rp100 juta. Tercatat ada sebanyak 3.637 unit mobkas dengan harga di bawah Rp100 juta bertambah di Juli ini.

Dari data yang dikumpulkan Litbang Carmudi, merek mobkas Toyota masih mendominasi atau banyak dipasarkan penjual. Uniknya untuk Toyota bekas di bawah harga Rp100 juta, Toyota Kijang seperti Krista, LX hingga Grand paling banyak coba dijual di platform online jual beli kendaraan. (rls,jan)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat