Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Peristiwa
Bupati Tinjau Dermaga Runtuh di Desa Tanjung Gadai dan Serahkan Bantuan ke Korban
Senin, 03 Juli 2017 - 16:54:52 WIB

SULUHRIAU, Selatpanjang- Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si dan rombongan melakukan peninjauan dermaga runtuh yang dibangun masyarakat di Dusun Kebal, Desa Tanjung Gadai, Kecamatan Tebing Tinggi Timur.

Selain meninjau dermaga, Irwan juga memberikan sejumlah bantuan kepada korban untuk biaya pengobatan, bertempat di Kantor Desa Tanjung Gadai, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Senin (3/7/2017).

Turut mendampingi Bupati Ketua DPRD H. Fauzy Hasan, Camat Tebing Tinggi Timur Drs. Tunjiarto, Kepala Desa Tanjung Gadai Rasyid, Kepala Bappeda Murod, Kepala Dinas PU Haryadi, Kepala Dinas Perhubungan Hendra Putra, Kepala BPBD Edi Afrizal, Kepala BPMD Ikhwani, Kepala Dinas Sosial Asroruddin, Kadis Kesehatan dr. Irwan, Kabag Humas Nasruni.

Dihadapan pemuka masyarakat, para korban dan jajaran Pemerintahan Kecamatan dan Desa, Bupati menjelaskan komitmen Pemda dalam mengantisipasi terjadinya kecelakaan pelayaran, dan apa yang terjadi di Dermaga Dusun Kebal, Desa Tanjung Gadai merupakan kejadian yang diluar prediksi. "Berdasarkan laporan dan pengalaman sebelumnya Dermaga Tanjung Gadai tidak termasuk yang rawan kecelakaan karena kapasitas penumpang yang memanfaatkannya relatif sedikit cuma pada saat kejadian terjadi lonjakan,"jelas Bupati.

Pemda Meranti seperti dikatakan Kepala Desa Tanjung Gadai, Rasyid telah mewanti-wanti warganya untuk tidak menggunakan pelabuhan tersebut karena dinilai sudha tidak layak, dan Pemda sendiri telah membangun dermaga yang cukup representatif yang berada tepat bersebelahan dengan pelabuhan kayu yang dibangun oleh warga. Namun karena masyarakat sudah terbiasa menggunakan pelabuhan yang dibangun sejak tahun 1994 itu, enggan untuk memanfaatkan pelabuhan Pemda padahal lebih representatif karena dibangun dengan kontruksi beton.

"Apa yang terjadi adalah murni musibah, sebelumnya kami telah menghimbau kepada masyarakat bahwa pelabuhan itu sudah tak layak dipakai dan telah menyiapkan dermaga yang lebih baik," aku Kades Tanjung Gadai, Rasyid.

Meski begitu malang tak dapat ditolak, dan atas kejadian itu pihak Desa dikatakannya telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

Untuk mengantiaipasi kejadian tak terulang lagi, Bupati meminta kepada aparatur Desa dab Kecamatan untuk segera menperbaiki dan jika dinilai sudah tidak memungkinkan segera ditutup dan sepenuhnya memfungsikan dermaga baru beton yang berada disebelahnya.

Lebih jauh dikatakan Bupati, Pemda Meranti jauh hari sudah merencanakan pembangunan dermaga yang representatif di Desa Anjung Gadai, dimana proses lelang telah dilakukan sejak 2016 lalu, namun karena minusnya APBD dan muncul keraguan dari kontraktr pemenang tender untuk membangun akhirnya proyek tidak jadi dikerjakan. Tapi ditahun 2017 ini proyek tersebut kembali dilanjutkan dan diprediksi akhir tahun 2017 dermaga ini siap untuk difungsikan.

Dan karena Meranti terdiri dari daerah Kepulauan, pembangunan dermaga dan pelabuhan ditiap Kecamatan cukup diperlukan, namun lagi-lagi masalah dana jadi kendala, karena untuk membangun sebuah pelabuhan membutuhkan biaya yang tidak sedikit minimal akan menyedot anggaran 5 Miliar. Jika di tiap Desa dibangun dermaga tentu biaya yang harus dikeluarkan sangat besar untuk itu sebagai solusi akan dibangun jalan poros sehingga akses menuju pelabuhan menjadi mudah. Selain itu jalan poros yang bagun akan mempercepat perkembangan desa karena akan memudahkan mobilisasi orang dan barang.

Selain itu dalam rangka mempercepat pembangunan dikawasan Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Bupati berencana akan menjadikan Kecamatan ini tersendiri karena tergolong daerah terisolir dibuktikan susahnya akses antar desa san mahalnya biaya perjalanan. Pemda sendiri akan terus melakukan terobosan untuk mempermudah akses dengan cara membangun jalan poros yang dapat menembus Desa Lukun, Sungai Tohor hingga Teluk Buntal, Tanjung Gadai dan Kepau Baru meski terbentur regulasi karena sebagian wilayah masuk kawasan hutan namun Pemda akan terus mengupayakan sehingga proyek ini dapat terlaksana.

Bupati juga meminta Pemerintah Provinsi turut memperhatikan daerah-daerah terisolir di Meranti, yang didukung melalui dana APBD Riau, karena menurut Bupati Meranti yang terdiri dari 5 Pulau tidak cukup dibangun dengan dana APBD Meranti dan sangat butuh dukungan Provinsi dan Pusat. "Membangun dengan menggunakan APBD sangat sulit apalagi satu Pulau di Meranti sama besar dengan Singapura, untuk itu Meranti sangat butuh bantuan Pusat dan Provinsi," ucap Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan simpati yang sedalam-dalamnya kepada korban dermaga runtuh, sekaligus memberikan santunan uang kepada korban untuk biaya pengobatan, selain bantuan uang korban juga mendapat sejumlah bantuan logistik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerag (BPBD Meranti).

Akhir kata Bupati mengingatkan kepada masyarakat untuk menjaga kondusifitas desa yang merupakan tanggung jawab bersama. "Keamanan dan ketertiban Desa merupakan tanggung jawab kita bersama, pemerintah dan warga, masyarakat jangan sampai mudah dihasut oleh orang yang tidak bertangung jawab yang hanya akan menimbulkan perpecahan, kalau kita kompak yakinlah daerah ini akan maju," pungkas Bupati.

Sementara itu Ketua DPRD H. Fauzy Hasan, mengungkapkan apresiasinya kepada Bupati atas kepeduliannya terhadap musibah yang terjadi di Desa paling ujung di Kabupaten Kepulauan Meranti itu.

Agar kejadian tak terulang lagi, H. Fauzy Ha




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat