Senin, 17 Agustus 2026 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
 
 
☰ Peristiwa
Bupati Tinjau Dermaga Runtuh di Desa Tanjung Gadai dan Serahkan Bantuan ke Korban
Senin, 03 Juli 2017 - 16:54:52 WIB

SULUHRIAU, Selatpanjang- Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si dan rombongan melakukan peninjauan dermaga runtuh yang dibangun masyarakat di Dusun Kebal, Desa Tanjung Gadai, Kecamatan Tebing Tinggi Timur.

Selain meninjau dermaga, Irwan juga memberikan sejumlah bantuan kepada korban untuk biaya pengobatan, bertempat di Kantor Desa Tanjung Gadai, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Senin (3/7/2017).

Turut mendampingi Bupati Ketua DPRD H. Fauzy Hasan, Camat Tebing Tinggi Timur Drs. Tunjiarto, Kepala Desa Tanjung Gadai Rasyid, Kepala Bappeda Murod, Kepala Dinas PU Haryadi, Kepala Dinas Perhubungan Hendra Putra, Kepala BPBD Edi Afrizal, Kepala BPMD Ikhwani, Kepala Dinas Sosial Asroruddin, Kadis Kesehatan dr. Irwan, Kabag Humas Nasruni.

Dihadapan pemuka masyarakat, para korban dan jajaran Pemerintahan Kecamatan dan Desa, Bupati menjelaskan komitmen Pemda dalam mengantisipasi terjadinya kecelakaan pelayaran, dan apa yang terjadi di Dermaga Dusun Kebal, Desa Tanjung Gadai merupakan kejadian yang diluar prediksi. "Berdasarkan laporan dan pengalaman sebelumnya Dermaga Tanjung Gadai tidak termasuk yang rawan kecelakaan karena kapasitas penumpang yang memanfaatkannya relatif sedikit cuma pada saat kejadian terjadi lonjakan,"jelas Bupati.

Pemda Meranti seperti dikatakan Kepala Desa Tanjung Gadai, Rasyid telah mewanti-wanti warganya untuk tidak menggunakan pelabuhan tersebut karena dinilai sudha tidak layak, dan Pemda sendiri telah membangun dermaga yang cukup representatif yang berada tepat bersebelahan dengan pelabuhan kayu yang dibangun oleh warga. Namun karena masyarakat sudah terbiasa menggunakan pelabuhan yang dibangun sejak tahun 1994 itu, enggan untuk memanfaatkan pelabuhan Pemda padahal lebih representatif karena dibangun dengan kontruksi beton.

"Apa yang terjadi adalah murni musibah, sebelumnya kami telah menghimbau kepada masyarakat bahwa pelabuhan itu sudah tak layak dipakai dan telah menyiapkan dermaga yang lebih baik," aku Kades Tanjung Gadai, Rasyid.

Meski begitu malang tak dapat ditolak, dan atas kejadian itu pihak Desa dikatakannya telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

Untuk mengantiaipasi kejadian tak terulang lagi, Bupati meminta kepada aparatur Desa dab Kecamatan untuk segera menperbaiki dan jika dinilai sudah tidak memungkinkan segera ditutup dan sepenuhnya memfungsikan dermaga baru beton yang berada disebelahnya.

Lebih jauh dikatakan Bupati, Pemda Meranti jauh hari sudah merencanakan pembangunan dermaga yang representatif di Desa Anjung Gadai, dimana proses lelang telah dilakukan sejak 2016 lalu, namun karena minusnya APBD dan muncul keraguan dari kontraktr pemenang tender untuk membangun akhirnya proyek tidak jadi dikerjakan. Tapi ditahun 2017 ini proyek tersebut kembali dilanjutkan dan diprediksi akhir tahun 2017 dermaga ini siap untuk difungsikan.

Dan karena Meranti terdiri dari daerah Kepulauan, pembangunan dermaga dan pelabuhan ditiap Kecamatan cukup diperlukan, namun lagi-lagi masalah dana jadi kendala, karena untuk membangun sebuah pelabuhan membutuhkan biaya yang tidak sedikit minimal akan menyedot anggaran 5 Miliar. Jika di tiap Desa dibangun dermaga tentu biaya yang harus dikeluarkan sangat besar untuk itu sebagai solusi akan dibangun jalan poros sehingga akses menuju pelabuhan menjadi mudah. Selain itu jalan poros yang bagun akan mempercepat perkembangan desa karena akan memudahkan mobilisasi orang dan barang.

Selain itu dalam rangka mempercepat pembangunan dikawasan Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Bupati berencana akan menjadikan Kecamatan ini tersendiri karena tergolong daerah terisolir dibuktikan susahnya akses antar desa san mahalnya biaya perjalanan. Pemda sendiri akan terus melakukan terobosan untuk mempermudah akses dengan cara membangun jalan poros yang dapat menembus Desa Lukun, Sungai Tohor hingga Teluk Buntal, Tanjung Gadai dan Kepau Baru meski terbentur regulasi karena sebagian wilayah masuk kawasan hutan namun Pemda akan terus mengupayakan sehingga proyek ini dapat terlaksana.

Bupati juga meminta Pemerintah Provinsi turut memperhatikan daerah-daerah terisolir di Meranti, yang didukung melalui dana APBD Riau, karena menurut Bupati Meranti yang terdiri dari 5 Pulau tidak cukup dibangun dengan dana APBD Meranti dan sangat butuh dukungan Provinsi dan Pusat. "Membangun dengan menggunakan APBD sangat sulit apalagi satu Pulau di Meranti sama besar dengan Singapura, untuk itu Meranti sangat butuh bantuan Pusat dan Provinsi," ucap Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan simpati yang sedalam-dalamnya kepada korban dermaga runtuh, sekaligus memberikan santunan uang kepada korban untuk biaya pengobatan, selain bantuan uang korban juga mendapat sejumlah bantuan logistik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerag (BPBD Meranti).

Akhir kata Bupati mengingatkan kepada masyarakat untuk menjaga kondusifitas desa yang merupakan tanggung jawab bersama. "Keamanan dan ketertiban Desa merupakan tanggung jawab kita bersama, pemerintah dan warga, masyarakat jangan sampai mudah dihasut oleh orang yang tidak bertangung jawab yang hanya akan menimbulkan perpecahan, kalau kita kompak yakinlah daerah ini akan maju," pungkas Bupati.

Sementara itu Ketua DPRD H. Fauzy Hasan, mengungkapkan apresiasinya kepada Bupati atas kepeduliannya terhadap musibah yang terjadi di Desa paling ujung di Kabupaten Kepulauan Meranti itu.

Agar kejadian tak terulang lagi, H. Fauzy Ha



 
Berita Lainnya :
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    02 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    03 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    04 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    05 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    06 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    07 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    08 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    09 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    10 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    11 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    12 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    13 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    14 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    15 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    16 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    17 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    18 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    19 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    20 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    21 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    22 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat