Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Peristiwa
Kukuhkan Forum Anak Masa Bhakti 2017-2019, Bupati: Semoga Hak Anak Dapat Diberikan
Selasa, 06 Juni 2017 - 17:28:15 WIB

SULUHRIAU, Selatpanjang- Bupati Kepulauan Meranti Drs H. Irwan M.Si didampingi Hj. Nirwana Irwan mengukuhkn Forum Anak Kabupaten Kepulauan Meranti Masa Bakti 2017-2019, pengukuhan Forum yang mewadahi berbagai solusi masalah anak tersebut dipusatkan di Aula Kantor Bupati, Selasa (6/5/2017).

Turut hadir dalam kesempatan itu Ketua DPRD Meranti H. Fauzy Hasan, Wakapolres Meranti Kompol. Wawan, Kajari Meranti, Anggota DPRD Meranti Darwin Susandy, Asisten II Sekdakab. Meranti H. Anwar Zainal, Asisten III Sekdakab. Meranti H. T. Akhrial, Danramil, Kepala Dinas Sosial Drs. H. Asroruddin, Kepala Dinas/Badan Dilingkungan Pemkab. Meranti, Ketua MUI Meranti, Para Camat, Penggerak PKK, serta Tokoh Agama/Adat/Masyarakat.

Pengukuhan ditandai dengan pengucapan sumpah yang dipimpin oleh Bupati Kepulauan Meranti yang dilanjutkan dengan pelepasan Balon dan Burung Merpati keudara oleh Bupati dan Forum Anak Meranti.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Meranti H. Asroruddin, mengatakan, Forum ini bertujuan untuk mengembangkan bakat anak sekaligus sebagai wadah penata sosial yang membahas berbagai masalah keluhan dan hak-hak anak dibawah 18 tahun.

H. Asroruddin berharap melalui Forum anak yang tediri dari perwakilan kelompok anak Se-Kabupaten Kepulauan Meranti itu dapat menampung aspirasi, suara dan keinginan anak,sehingga mampu mengembangkan bakatnya dalam mendukung poses pembangunan di Kepulauan Meranti.

 Forum Anak yang dikukuhkan Bupati terdiri dari 23 orang pelajar tingkat SMP dan SMU sederajat Se-Kabupaten Kepulauan Meranti. Terpilih sebagai Ketua Forum Anak Cahya Bela Dina dan Sekretaris Dea Mirza.

Pada kesempatan itu Forum Anak juga menyampaikan pernyataan sikap yang diantaranya berisi Bebas Eksploitasi Anak, Forum Anak Mendukung Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Mendukung Pemberian Bantuan Kepada Masyarakat Miskin, Pemerataan Fasilitas Pendidikan, Mendukung Pembangunan Taman Bermain Ramah Anak dan Melestarikan Permainan Tradisional, Serta Hentikan Sikap Diskriminatif Terhadap Anak.

Sementara itu Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si sangat mengapresiasi adanya Forum Anak, menurutnya kegiatan rutin tahunan ini semakin hari semakin membanggakan, dibuktikan dengan banyaknya prestasi yang berhasil diraih oleh anak-anak Meranti mulai dari TK hingga SMU yang tak terlepas dari peran Forum Anak itu sendiri.

Ditambah lagi, dengan semakin beratnya tantangan dan permasalan anak seperti meningkatnya intensitas kekerasan terhadap anak akhir-akhir ini. Bupati berharap peran serta orang tua tetap menjadi sesuatu yang penting sebab yang paling intens berinteraksi dengan anak adalah orang tua.

"Untuk itu saya harap orang tua, tokoh masyarakat, pemuda dan instansi pemerintah lainnya, dapat lebih memperhatikan masalah anak, dapat melalui sosialisasi bimbingan serta tausiah kepada ornag tua dan anak sehingga dapat menekan kasus kekerasan," ujar Bupati.

Selain itu juga Bupati menghimbau seluruh pejabat instansi pemerintah bahu-membahu membuat sistem perlindungan anak agar kasus kekerasan anak dapat ditekan secara signifikan dari waktu kewaktu.

Dihadapan Legislator dan Forkopimda Bupati mengungkapkan sistem pembinaan terhadap anak saat ini telah berhasil menciptakan kreatifitas dan inovasi anak berkembang dengan baik dibuktikan dengan banyaknya prestasi yang berhasil diraih. Namun ada satu hal yang sedikit terlupakan yakni bagaimana merubah cara berfikir anak yang sebelumnya bercita-cita ingin menjadi pejabat atau bekerja dipemerintahan menjadi anak-anak yang berjiwa interpreniur.

"Cara berfikir anak harus diperbaharui dari menjadi pejabat menjadi wira usaha dengan begitu kedepan tidak lagi banyak menganggur menunggu antrian jadi pegawai atau honorer, tapi bisa menjadi wiraswasta yang mampu membuka lapangan kerja sendiri," paparnya.

Menurutunya salah satu penyebab kemiskinan dan banyaknya pengangguran saat ini berkaitan erat dengan apa yang dilakukan anak ketika berusia dini untuk mengatasinya cara berfikir anak harus digeser dari sebelumnya bercita-cita jadi briokrat menjadi wira usaha. "Kedepan kepada SKPD terkait selain menggelar kegiatan yang telah eksis juga dapat disisipkan kegiatan untuk membangun mental kewirausahaan, agar kedepan anak-anak tamatan SMU tidak kagi berharap menjadi pegawia mauoun honor tetapi dapat membuka lapangan kerja sendiri," pungkasnya.

Akhir kata Bupati menaruh harapan besar kepada Forum Anak dapat memberikan contoh yang baik kepada anak-anak yang lain dengan begitu diyakini kedepan anak-anak Meranti dapat lebih maju lagi.  (raf]



 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat