Sambut Ramadhan 1438 H, Ribuan Warga Desa Alampanjang Ikuti Pawai Taruf
Minggu, 21 Mei 2017 - 18:33:04 WIB
SULUHRIAU, Rumbio Jaya- Berbagai kegiatan tradisi dan syiar agama dilakukan menyambut bulan Ramadhan. Salah satunya pawai ta'ruf.
Hal ini seperti dilakukan masayarakat Dusun I Desa Alampang, Kecamatan Rumbio Jaya Kabupaten Kampar. Tepat sepekan menjelang Ramadhan 1438 H, Ahad, (22/5/2017), Dusun I Desa Alampanjang menggelar pawai ta'ruf.
Kegiatan tahun ini, berbeda dari tahun lalu, jika tahun lalu (sambut ramadhan 1437 H-red) jumlah surau sebagai peserta hanya beberapa 3 surau, tahun ini tercatat 10 surau yang ada di kampung itu mengikuti pawai, dimana masing-masing surau mengrim jumlah peserta pawai bervariasi antara 100 peserta hingga 130 orang.Acara dimulai sekitar pukul 13.30 WIB, star di Mesjid Alqudus, Dusun I Alampanjang, lalu berjalan keliling kampung, berjarak 3 hingga 4 kilo meter, yang kemudian finish di mesjid.
Para peserta memakai busana muslim dan melayu, ciri masing-masing organisasi sosial atau majlis ta'lim di masing-masing surau dan mesjid. Menurut salah seorang warga Dusun I Alampanjang, Syahril, tahun ini juga diikuti lebih banyak grup drum band yang mengiringi pawai berkeliling kampung.
Rasyid, yang juga warga Dusun Alampanjang mengatakan, sangat baik kegiatan ini, karena terasa nuansa Islami dalam menyemarakkan syiar agama Islam di momen menyambut Ramadhan. "Tahun inipun sangat ramai, kegiatan berjalan lancar," katanya, Ahad.
Hampir 80 persen warga terutama remaja dan dewasa perempuan dan laki-laki ikut pawai ta'ruf, sehingga ada sekitar 1.000 hingga 1.500 peserta yang antusias ikut kegiatan ini. Kegiatan pawai inipun dilombakan, hadianya berupa piala tetap dan piala bergilir.
Panitia memilih peserta pawai terbaik mulai dari juara I, II, dan III untuk diberi hadiah berupa piala. Sementara, bagi yang belum mencapai terbaik itu, panitia menyiapkan
bingkisan menarik untuk mereka agar lebih semangat mengikuti pawai tahun selanjutnya lagi.
Bagian dari kegiatan ini, juga digelar makan-makanan khas (dalam bahasa daerah setempat disebut mengawa-red) daerah seperti lemang dan lainnya. Karena tahun ini pula, warga memasak lemang di gedung serba guna yang tidak jauh dari mesjid.
Jangan Lupa Intinya
Salah seorang sesepuh dan tokoh masyarakat Alampanjang, yang kini berdomisili di Desa Pulau Rambai, Hasan Basri Djamil, mengatakan, menyambut baik kegiatan bagian dari syiar Islam ini. Apalagi ini akan bisa menjalin tali persaudaraan sesama warga.
Namun, ia mengingatkan hendaknya bukan pawai ini yang pokok petingnya, tetapi berpuasa di bulan ramadhan sebagaimana diwajibkan.
Ada sebagian orang bukan main atusias kegiatan menyambut Ramadhan. Namun puasanya bolong-bolong begitu halnya malam ramadhannya. "Untuk apa hanya semangat dalam menyambut ramadhan, tetapi tidak semangat dalam menjalankan ibadah puasanya," ujar
pendiri Madratsah Aliyah Swasta di Rumbio Jaya. [chr]
Komentar Anda :