Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Ekbis
2 Kapal Perang BUMN Dijual Rp 1,1 T ke Filipina, Bisa Angkut 500 Pasukan dan 20 Tank
Senin, 27 Maret 2017 - 09:20:56 WIB

SULUHRIAU, Jakarta- PT PAL Indonesia (Persero) tengah merampungkan pesanan kedua kapal perang jenis Strategic Sealift Vessel (SSV) pesanan militer Filipina.

Kapal kedua ini rencananya akan dikirim April 2017 mendatang, menyusul kapal pertama yang sudah dikirim Mei 2016 lalu.

Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero), Firmansyah Arifin, mengungkapkan dua kapal pesanan Filipina dihargai sebesar US$ 90 juta atau sekitar Rp 1,1 triliun. Harga tersebut merupakan dua unit kapal perang SSV yang masuk ke dalam satu tender.

"US$ 90 juta 2 unit. Harganya segitu tender internasional sudah ada. Dibungkus jadi satu," jelas Firmansyah dilansir detikFinance, Senin, (27/3/2017).

"Pasti ada harga unitnya ada, tapi waktu itu mereka butuhnya dua. Biasa kan beli dua ada diskon tapi enggak banyak," tambah Firmansyah.

Pada pertengahan April 2017 mendatang, PAL Indonesia akan mengirimkan kapal perang SSV kedua pesanan Filipina. Pengiriman kapal perang melibatkan pelaut asal Indonesia dan juga tentara Filipina.

"Kita ada ikatan pelaut Indonesia, lainnya mereka langsung didampingi oleh tentara mereka sendiri. Mereka ikut berlayar ke sana sambil berlatih," tutur Firmansyah.

Kapal perang SSV buatan Surabaya ini memiliki panjang 123 meter dengan lebar 21,8 meter. Kapal perang SSV ini mampu melesat hingga 16 knot dengan jarak maksimal 9.360 nm.

Kapal ini juga dilengkapi dengan ruangan mewah sekelas president room. Selain itu, untuk tujuan bantuan kemanusiaan, kapal perang SSV ini juga ada kamar operasi.

"Jadi mereka minta dibuatkan ruangan untuk presiden, president room. Kamar operasi, dia bisa lakukan operasi rumah sakit itu loh. Lainnya ruangan untuk tentara pasukan," kata Firmansyah.

Kapal perang ini mampu mengangkut penumpang hingga 500 pasukan militer dan 121 penumpang. Selain itu juga bisa mengangkut angkutan tempur lainnya, seperti tank hingga helikopter.

"Dia punya kapasitas yang Filipina punya 500 pasukan dia bisa angkut, 20 tank tempur dia bisa angkut, 2 helikopter. Sehingga kalau dalam keadaan tidak perang bisa angkut orang truk dan sebagainya," jelasnya.

Selain itu, kapal perang ini juga akan dilengkapi senjata di beberapa sisinya. Sehingga nantinya pihak militer Filipina bisa memasang senjatanya di atas kapal.

"Kemampuannya ini tentunya dia beli tanpa senjata. Dia bisa pasang senjata sendiri," tutur Firmansyah.

Selain untuk digunakan sebagai angkutan perang di laut, kapal perang SSV ini juga bisa digunakan sebagai angkutan untuk bantuan kemanusiaan.

"Ini sifatnya untuk bisa digunakan untuk operasi militer maupun operasi kemanusiaan, misalkan kaya di Indonesia digunakan untuk Aceh waktu kejadian di Aceh, kemudian Air Asia jatuh itu kapal komandonya di situ," tambah Firmansyah. (dtf)




 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat