Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Peristiwa
Polisi Lepaskan Gas Air Mata ke Pendemo Gereja
Jumat, 24 Maret 2017 - 17:50:37 WIB
Foto dikutip dari detik.com

SULUHRIAU- Sejumlah orang demo di dekat lokasi pembangunan Gereja Santa Clara, Bekasi, Jawa Barat. Aksi ini diwarnai pelemparan barang dari massa.

Aksi dimulai sekitar pukul 13.30 WIB usai salat Jumat (24/3/2017) di Jalan Teluk Pucung, Bekasi Utara, Jawa Barat. Massa sempat meminta masuk ke lokasi pembangunan gereja namun dihadang pihak kepolisian.

Tidak terima dengan pengamanan yang dilakukan polisi, massa aksi kemudian melempari polisi dengan benda keras yang ada di jalanan. Massa memanfaatkan barang di sekitarnya untuk melempari kepolisian seperti batu, pot dan sejenisnya.

Mendapati massa yang tidak bisa dikendalikan, polisi yang berjaga di lokasi akhirnya menembakkan gas air mata ke kerumunan massa. Arus lalu lintas saat ini ditutup.

Sempat Ricuh

Belum diketahui apa penyebab kericuhan, begitu pula soal korban akibat peristiwa tersebut.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Heru Henrianto Bachtiar sempat mengimbau kepada pendemo agar tidak anarkis. Namun himbauan itu tidak diindahkan massa, hingga berujung ricuh.

"Sudah kita lakukan himbauan agar tidak anarkis. Tapi faktanya seperti yang saudara lihat sendiri mereka tidak bisa mengendalikan massa," ujar Heru di lokasi Jl Teluk Pucung, Bekasi Utara, Jawa Barat, Jumat (24/3/2017).

Menurut Heru, beberapa aparat kepolisian yang berjaga mengalami luka-luka setelah pendemo melakukan aksi lempar benda keras.

"Saya lihat ada 1 anggota Pamen dan Sabhara terluka akibat timpukan dan satu lagi karena dikeroyok. Kita harapkan aksi ini bisa selesai setelah Ashar," jelas Heru.

Sebelumnya, massa menuntut agar menghentikan pembangunan Gereja Santa Clara. Mereka beralasan pembangunan gereja masih berstatus quo dan tidak BOLEH dilanjutkan.

Sumber: detik.com





 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat