Disnakertrans: Perusahaan di Rohil Kurang Trasparan Rekrut Naker Lokal
Kamis, 16 Maret 2017 - 09:11:10 WIB
|
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rohil Ir H Amiruddin MM
|
SULUHRIAU, Rohil- Perusahaan yang beroperasi di Rkan Hilir (Rohil) dinilai kurang transparan dalam perekrutan tenaga kerja (naker) lokal.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Rohil Ir H Amiruddin MM, Rabu, (15/3/3017). Dikatakan, di Rohil ada sekitar 392 perusahaan swasta. Dikarenakan perusahaan tersebut masih merekrut tenaga dari luar.
Menurutnya, perusahaan-perusaahan yang ada di daerah Rohil itu kurang terbuka serta kurang memberikan informasi kepada dinas terkait, kapan mereka melakukan perekrutan karyawan. "Di rohil yang mengurus kartu kuning sekitar 100- 150 angkatan kerja sementara tenaga kerja di rohil ribuan," katanya.
Ia berharap ke depan ada semacam pelatihan-pelatihan yang di berikan oleh perusahan kepada anak tempatan agar bisa mempersiapkan angkatan kerja agar dapat pekerjaan yang ada di Rohil.
Disnaker katanya memiliki tugas pokok sebagai memfasilitasi penempatan serta penyaluran tenaga kerja,peningkatan kwalitas dan produktifitas tenaga kerja serta melakukan melakukan pembinaan dan pengembangan terhadap lembaga-lembaga tenaga kerja yang ada di daerah.
"Untuk itu dalam waktu dekat Disnakertrans akan mendata berapa angkatan kerja sesuai dengan kualifikasi dan keahliannya di kecamatan. Dari situ baru bisa menetapkan tenaga kerja di Rohil,"sebutnya.
Tambah Amiruddin lagi, untuk UMR di Rohil sebesar Rp2,3 juta yang sudah ditetapkan sejak september 2016. Dan sudah terlaksana di Rohil.
Bahkan untuk di sektor migas dan perkebunan ada yang penggajiannya diatas UMR. Dalam UU ketenaga kerjaan No 13 th 2013 tentang ketenaga kerjaan PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan di haruskan dibayar perusahaan. (jmn)
Komentar Anda :