Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Peristiwa
Riau Punya Enam Kawasan Pengembangan Pariwisata Nasional
Rabu, 08 Maret 2017 - 09:00:59 WIB
Pantai rupat (int)

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pemerintah Provinsi Riau menyebutkansaat ini terdapat enam Kawasan Pengembangan Pariwisata Nasional (KPPN) yang pembangunannya membutuhkan sinergi dan strategi dari semua pemangku kebijakan terkait.

"Untuk mengembangkan destinasi wisata Riau, diperlukan sinergi dan strategi yang meliputi tiga unsur utama yaitu aksesibilitas, fasilitas, dan daya tarik," kata Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman di Pekanbaru, Selasa (7/3/2017).

Ia mengatakan bahwa pembangunan pariwisata harus memiliki objek wisata yang mampu menarik wisatawan, baik dalam sisi keindahan alam, iklim dan cuaca, kebudayaan, sejarah maupun sifat kesukuan.

Kemudian, lanjutnya, fasilitas harus cenderung berorientasi kepada kebutuhan wisatawan dan juga harus cocok dengan kemampuan membayar dari wisatawan yang mengunjungi tempat wisata.

Selanjutnya, ketersediaan infrastruktur yang memadai sangat menentukan terciptanya suasana yang nyaman bagi wisatawan.

Ia mengatakan, pembangunan lintas sektor ini harus melibatkan berbagai pemangku kebijakan, pemerintah, swasta, dan tentu saja masyarakat sebagaimana dijelaskan dalam Undang-Undang No 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan. "Untuk itu konsep pengembangan pariwisata berbasis masyarakat harus kita kedepankan," ujarnya.

Ia memaparkan enam KPPN yang ada di Riau saat ini yaitu KPPN Muara Takus, KPPN Pekanbaru Kota, KPPN Pulau Jemur, KPPN Bono, KPPN Siak Sri Indra Pura, KPPN Bukit 30 dan 1 KSPN atau Kawasan Strategis Pariwisata Nasional yaitu Pulau Rupat.

"Saat ini aksesibilitas, fasilitas, dan daya tarik masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita dalam mengembangkan Pariwisata di Provinsi Riau," sebutnya.

Ia menyampaikan bahwa pengembangan sektor pariwisata ini sangat potensial untuk pemberdayaan ekonomi rakyat dan mempunyai efek yang tinggi terhadap peningkatan pada pendapatan nasional atau memiliki "multiplier effect' yang sangat besar.

Selain itu, pariwisata merupakan sektor yang sangat cepat dan sangat tinggi dalam menyerap tenaga kerja di Indonesia. "Indonesia membutuhkan 2,5 juta pekerja bidang pariwisata dalam lima tahun mendatang. Untuk itu kepada SKPD terkait agar serius dalam mempersiapkan sumber daya manusia bidang pariwisata, terutama tenaga kerja profesional," katanya. (Jas,Ant)



 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat