Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Peristiwa
Siak Peringkat 35 dari 85 Pemkab Dinilai Ombudsman, Ahmad Fitri: Cepat Tanggap
Rabu, 01 Maret 2017 - 09:21:52 WIB

SULUHRIAU, Siak- Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Riau Ahmad Fitri menyatakan, dari jumlah 85 kabupaten yang ada  di Indonesia, Pemkab Siak mampu meraih peringkat ke-35.

Ini penilaian tingkat kepatuhan pelayanan publiknya yang dilakukan Ombudsman pada 2016. Hal itu disampaikan Ahmad Fitri saat menghadiri Rakor Pemenuhan Standar Pelayanan Publik di Siak Sri Indrapura, baru-baru ini.

Ia menilai Pemkab Siak memiliki komitmen dalam peningkatan kualitas terkait pelaksanaan pelayanan publik dibanding  pemerintah kabupaten/kota di Riau.

Dengan memiliki komitmen yang tingg itu, sehingga Pemkab Siak dinilai pihak Ombudsman RI sebagai daerah paling cepat tanggap dalam pelayanan public di Provinsi Riau.

"Dari jumlah 85 kabupaten yang ada  di Indonesia yang dinilai tingkat kepatuhan pelayanan publiknya,ternyata pemkab  Siak mampu meraih peringkat ke-35," tegas Ahmad Fitri.

Menurut Ahmad Fitri, pihaknya menilai Pemkab Siak  paling cepat dalam memberikan jawaban atas surat terkait pelaksanaan rapat koordinasi pelayanan publik yang dilayangkan pihak Perwakilan Ombudsman Provinsi Riau sebelum ini.

"Untuk itu, dengan cepat tanggap itu,sehingga kami nilai Pemkab Siak paling memiliki komitmen luar biasa dalam memberikan pelayanan publik. Kami menilai hal itu dari aksi kesigapan Pemkab Siak ketika menyikapi surat yang kami sampaikan pada beberapa Kabupaten yang ada diRiau,"puji Ahmad Fitri Pada Pemkab Siak.

Bahkan pada tahun lalu, sebut Ahmad Fitri, Pemkab Siak juga menembus peringkat Top 99 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2016 lalu berhasil menerima penghargaan dari Menpan RRB di Surabaya lalu.

Selain itu Pemkab Siak juga berhasil meraih peringkat pertama Pelayanan Terbuka Satu Pintu (PTSP).Dengan berbagai prestasi itu,pertanda sekarang Pemkab Siak telah berhasil melakukan berbagai perbaikan dalam pelayanan public sehingga mampu berhasil naik peringkat di bidang pelayanan publik,"ujarnya.

Kalaupun penilaian baru dilakukan pada lalu,lanjut Ahmad Fitri, terdapat delapan organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di kabupaten Siak yang telah dinilai pihak ombudsman seperti dinas perhubungan, dinas peternakan dan perikanan, dinas kesehatan, dinas kependudukan dan catatan sipil, dinas perpustakaan dan arsip, dinas pendidikan dan kebudayaan, dinas informasi dan komunikasi, dan kantor kecamatan Siak.

Diterangkannya, dalam penilaian kepatuhan terhadap standar pelayanan publik sesuai dengan undang-undang nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik di pemerintah, gunanya untuk mengevaluasi layanan pada masyarakat. Di kabupaten Siak sendiri evaluasi dilakukan baru pertama kali dengan tujuan untuk mengevaluasi tingkat kepatuhan memenuhi standar pelayanan publik dari pemerintah terhadap masyarakat.

”Terdapat beberapa komponen penilaian yakni standar pelayanan, maklumat layanan, sistem informasi pelayanan publik, sarana dan prasarana fasilitas, pelayanan khusus, pengelolaan pengaduan, penilaian kinerja dan terakhir visi, misi dan motto pelayanan.Kami tidak hanya berdiskusi dan meninjau langsung kantor OPD, tapi langsung mewawancarai masyarakat terhadap pelayanan publik dilakukan  Pemda Siak," tuturnya.

Dijelaskan Ahmad Fitri, sebelumnya hanya Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kota Pekanbaru yang menjadi sampel penilaian. Akan tetapi pada tahun 2016 lalu, Kabupaten Siak terpilih menjadi daerah sampel pelayanan publik ketiga.

"Kalau di Kabupaten Siak ini kami telah menilai 8 OPD terkait  untuk melihat seberapa baik tingkat kepatuhan Pemkab Siak melalui produk layanan yang ada yang telah dilakukan.Kedepan kami berharap Kabupaten Siak bisa masuk penilaian zona hijau dengan kategori tingkat Kepatuhan tinggi,harap Ketua Ombudsman Riau.

 Bupati Siak Syamsuar sendiri sebelumnya telah pernah berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan publik secara prima.Sebagai bentuk untuk mengevaluasi kualitasnya Bupati Siak  sangat  terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak khususnya dari masyarakat.

"Untuk itu, saya mengucapkan terimakasih kepada pihak Ombudsman dan  berjajnji akan melakukan penilaian internal terhadap beberapa produk pelayanan publik di Kabupaten Siak.Karena kami ingin juga mengetahui tentang apa-apa saja yang menjadi kekurangan dan kendala dalam mewujudkan pelayanan prima bagi masyarakat didaerah kami ini, "tegas Bupati Siak Syamsuar. (shr)



 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat