Kamis, 01 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Peristiwa
Raskin Disalurkan Malam, Ditemukan Banyak Kutu dan Ulat
Jumat, 17 Februari 2017 - 10:04:43 WIB
Ilustrasi (int)

SULUHRIAU, Warga di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, meminta pemerintah daerah setempat meninjau kualitas beras miskin (raskin) yang seringkali tidak layak konsumsi.

"Raskin yang disalurkan acapkali tidak layak konsumsi, berkutu dan berulat," ujar Karim (46 tahun) warga Monano, Jumat di Gorontalo.

Menurut dia, raskin disalurkan secara gratis untuk konsumsi warga miskin bukan untuk pakan ternak.
Sehingga, masyarakat berharap pemerintah daerah meninjau ulang kegiatan penyaluran raskin yang dilakukan pihak Bulog di wilayah barat tersebut, sebab seringkali dilakukan malam hari sehingga sulit membedakan beras kualitas baik atau jelek. Penyaluran di malam hari pun sangat menyulitkan warga mengembalikan beras ke pihak Bulog.

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Monano, Marten Toana membenarkan hasil pengawasannya, beberapa kali beras yang disalurkan tidak layak konsumsi. Penyaluran di malam hari diakui Marten, menyulitkan warga maupun pekerja sosial untuk melakukan pemantauan maupun pengawasan.
Seperti yang pernah dialami warga Desa Monano Atas, menerima beras rusak atau tidak layak konsumsi.
"Warga menerima pembagian di malam hari, kondisi beras diperiksa saat pagi hari, maka beras yang rusak sulit dikembalikan sebab pihak penyalur sudah tidak ada lagi," kata Marten.

Ia berharap, sesuai keinginan warga penerima manfaat agar kerja sama pemerintah daerah dan pihak Bulog, dapat ditinjau lagi khususnya memperhatikan kualitas beras. Tidak hanya kualitas, jumlah yang diterimakan pun harus diperhatikan agar sesuai dengan rumah tangga sasaran. Sebab seringkali, rumah tangga sasaran tidak menerima sesuai jumlah yang ditentukan.

Marten mengatakan pihaknya menemukan ada penerima yang hanya menerima setengah dari jumlah yang ditentukan, dengan alasan jumlah penerima lebih banyak dari kuota beras yang diminta.

Kepala Dinas Sosial setempat, Sufrizal Yusuf mengatakan, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial RI tentang penetapan jumlah keluarga penerima manfaat beras sejahtera tahun 2017, dimana tahun ini penerima tersebar di 11 kecamatan, mencapai 9.683 Kepala Keluarga.

Penanganan beras sejahtera, kata dia, baru tahun 2017 ini dilakukan pihaknya, sebab sebelumnya menjadi tanggung jawab pihak Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah. Pihaknya berjanji akan kembali melakukan verifikasi dan validasi data rumah tangga sasaran penerima, untuk penyesuaian kuota agar tidak terjadi kekurangan penerimaan termasuk memperhatikan kualitas beras.

Sumber : Antara





 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat