Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
BTN Segera Luncurkan KPR untuk Pekerja Serabutan
Selasa, 14 Februari 2017 - 06:36:23 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU, Jakarta- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) segera meluncurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) mikro untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di sektor informal atau pekerja serabutan.

Direktur BTN Handayani menjelaskan, KPR mikro akan diluncurkan pada 24 Februari 2016 di Semarang.

KPR mikro memiliki tiga skema, yakni kepemilikan rumah langsung atau membeli baru, kemudian pemberian kredit untuk renovasi, serta membangun di atas tanah yang dimiliki. "Jangka waktu maksimal 10 tahun dengan maksimal kredit Rp 75 juta," ujar Handayani di Menara BTN, Jakarta, Senin (13/2/2017).

Bagi pekerja informal yang ingin mengajukan KPR mikro, mereka diharuskan membuka tabungan minimal selama tiga bulan. Persyaratan ini dibutuhkan agar bank bisa mengetahui arus kas calon debitur.

BTN akan bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UMKM untuk melakukan identifikasi dari pedagang-pedagang atau anggota koperasi yang sudah mendapatkan kredit. Selain itu, pelaku UMKM yang sudah mendapatkan pelatihan dan pembinaan akan menjadi salah satu calon debitur potensial untuk KPR mikro ini. "Kita juga akan bekerjasama dengan asosiasi,"imbuhnya.

Dari sisi penarikan cicilan, kata Handayani, akan dilakukan dengan menggunakan metode Laku Pandai atau rekening ponsel. Nantinya, ketua paguyuban akan menjadi agen Laku Pandai, sehingga program ini akan menjadi jaringan infrastruktur untuk inklusi finansial yang bentuknya menabung, juga memberikan proses kredit yang sudah menabung di BTN.

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, MBR terdiri dari dua yaitu yang berpenghasilan tetap dan tidak tetap. Bagi yang berpenghasilan tetap, pembiayaan untuk perumahan sudah disiapkan oleh pemerintah baik itu Program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) maupun subsidi bunga.

Sedangkan MBR dengan penghasilan tidak tetap inilah yang menurut dia perlu didukung lewat KPR mikro agar mampu memiliki rumah. Bunga KPR mikro direncanakan hanya satu digit seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang besarannya antara 7-9 persen.

"Saat ini diperkirakan potensi MBR berpenghasilan tidak tetap sebanyak 6,3 juta pekerja," ujar Maryono.

Dengan adanya program KPR mikro ini, pertumbuhan kredit BTN ditargetkan tumbuh sebesar 21 - 23 persen tahun ini. Adapun penyaluran kredit pada tahun 2016 sebesar Rp 164,4 triliun atau tumbuh sebesar 18,38 persen secara tahunan. 

Sumber: Republika.co.id

 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat