Gas LPG Berpotensi Picu Inflasi di Daerah tahun Ini
Jumat, 10 Februari 2017 - 15:14:29 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Komoditi Publik Service Obligation (PSO) Pemerintah khususnya gas elpiji berpotensi pemicu inflasi di daerah tahun ini, disamping tekanan dari pengauhi volatile food akibat terjadinya La Nina.
Menurut Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Riau Irwan Mulawarman, kebijakan pemerintah mencabut subsidi komoditi yang di-PSO-kan pemerintah di sektor energi seperti pencabutan subsidi listrik.
Kenaikan harga gas dan BBM berpotensi memicu inflasi, maka harus diatasi dengan menurunkan harga komoditas bahan pangan karena selalu menjadi faktor utama penyebab inflasi di daerah. Jika tidak mampu diatasi, maka inflasi akan melambung tinggi.
Strategi yang bisa dilakukan yaitu meningkatkan produksi berdasarkan komoditas unggulan, pengembangan infrastruktur pasar dan perbaikan tata niaga pangan pokok, termasuk dengan melakukan kegiatan operasional pasar murah.
Untuk mengantisipasi ini pula, tim pengendali inflasi daerah (TPID) harus mampu membuat kebijakan yang efektif terutama dalam menjaga stabilisasi harga bahan pangan.
Hal itu merupakan inti pembahasan dalam rapat koordinasi high level meeting TPID Riau, dipimpin kepala kantor BI Riau, Siti Astiyah di Pekanbaru.
Sementara Kabiro Ekonomi Setdaprov Riau, Rudianto mengakui, Riau selalu sulit mengatasi spekulan harga bahan makanan, karena proses distribusi bahan pangan yang panjang didatangkan dari Sumbar, Sumut, Sumsel serta dari daerah lainnya, sehingga TPID daerah diingkatkan meningkatkan koordinasi dengan keamanan untuk mengatasi masalah spekulan atau kartel. (slt)
Komentar Anda :