Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
BPS: Biaya STNK dan Tarif Listrik Angkat Inflasi Januari 2017
Rabu, 01 Februari 2017 - 12:46:30 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU, Jakarta - Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto mengatakan laju inflasi Januari 2017 sebesar 0,97 persen dipengaruhi oleh harga diatur pemerintah (administered price) seperti kenaikan biaya administrasi STNK maupun penyesuaian tarif listrik.

"Inflasi Januari lebih dipengaruhi oleh inflasi dari administered price yang pada Januari mencapai 2,57 persen, antara lain kenaikan biaya administrasi STNK, penyesuaian tarif listrik 900 VA, kenaikan harga BBM dan rokok," kata Suhariyanto dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (1/2/2017).

Suhariyanto menjelaskan dengan inflasi Januari 2017 tercatat sebesar 0,97 persen, maka inflasi tahun kalender mencapai 0,97 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (year on year) 3,49 persen. "Meski inflasi Januari 2017 lebih tinggi dari 2015 yang tercatat deflasi 0,24 persen dan inflasi 2016 sebesar 0,51 persen, inflasi tahunan 2017 lebih rendah dari inflasi 2015 sebesar 6,96 persen dan inflasi 2016 sebesar 4,14 persen," katanya.

Ia menambahkan kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan menjadi penyumbang tertinggi inflasi pada Januari yaitu mencapai 2,35 persen, karena kenaikan biaya administrasi perpanjangan STNK, tarif ponsel, dan bensin.
Kelompok lainnya yang menyumbang inflasi adalah kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 1,09 persen akibat kenaikan tarif listrik untuk 900 VA dan tarif sewa rumah.

Sedangkan, meski beberapa komoditas pangan mengalami penurunan pada Januari 2017, kelompok bahan makanan ikut menyumbang inflasi yaitu hingga 0,66 persen. "Secara umum, inflasi bahan makanan masih terkendali harganya, namun ada yang mengalami kenaikan yaitu cabai rawit dan ikan segar. Sementara, komoditas yang menahan inflasi adalah cabai merah dan bawang merah," ujar Suhariyanto.

Secara keseluruhan, kelompok yang juga ikut menyumbang inflasi adalah kelompok kesehatan 0,5 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,47 persen, kelompok sandang 0,33 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga 0,12 persen. Dari 82 kota Indeks Harga Konsumen (IHK), seluruhnya menyumbang inflasi pada Januari 2017, dengan inflasi tertinggi terjadi di Pontianak 1,82 persen dan terendah terjadi di Manokwari 0,09 persen.

Sumber : Antara



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat