AS Keluar dari TPP tak Berdampak Bagi Ekonomi Indonesia
Jumat, 27 Januari 2017 - 20:11:28 WIB
PEKANBARU, Suluhriau- Keluarnya Amerika Serikat (AS) dari Trans-Pacific Partnership (TPP) atau perjanjian dagang trans-pasifik tidak akan berdampak luas bagi perekonomian Indonesia.
Alasannya, ekonomi indonesia masih mengandalkan ekonomi dalam negeri yakni konsumsi masyarakat dan investasi. Sehingga dampak dari kebijakan luar negeri as terhadap perekonomian indonesia diharapkan marginal.
Kakantor BI Provinsi Riau, Ismet Inono mengatakan, menilai keluarnya AS dari TPP mengindikasikan potensi Indonesia untuk memperluas daerah tujuan ekspor menjadi ikut hilang. Namun, masih banyak potensi yang dapat digali melalui hubungan perdagangan bilateral antara indonesia dan AS.
Apalagi as merupakan mitra dagang utama dengan nilai ekspor sebesar 14,5 miliar dolar as atau 11,1 persen dari total ekspor pada november 2016 lalu, angka tersebut menjadikan AS mitra dagang terbesar kedua setelah Tiongkok.
Selain itu, neraca perdagangan dengan as juga tercatat surplus 7,85 miliar dolar AS pada November 2016. Namun kebijakan proteksionisme dari pemerintah AS, justru membuat indonesia dapat menggali potensi-potensi yang dapat dikembangan dalam perjanjian perdagangan bilateral antara Indonesia-AS.
Ismet Inono melihat ada potensi tantangan dari pembatasan produk tionkgok masuk ke AS khususnya untuk barang-barang dengan bahan baku yang indonesia ekspor ke Tiongkok, selain itu ada potensi juga penurunan volume perdagangan internasional yang mengindikasikan masih lambatnya pemulihan ekonomi global. (slt)
Komentar Anda :