Kamis, 01 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Peristiwa
Cegah Karlahut, PT RAPP-Pemkab Meranti Jalin Kerjasama
Senin, 16 Januari 2017 - 20:34:28 WIB

PEKANBARU, Suluhriau- Pemerintah Kabupaten Meranti dan PT Riau Andalan Pulp And Paper (RAPP) bekerjasama dalam penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karlahut).

Penanggulangan Karlahut itu melalui Program Desa Bebas Api yang dilaksanakan oleh PT. RAPP yang melibatkan masyarakat dan didukung oleh Pemda Meranti melalui SKPD terkait.

Demikian hasil pertemuan antara managemen PT. RAPP dengan Pemda Meranti dalam hal ini Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim didampingi SKPD terkait dan Instansi Vertikal Polisi dan TNI. Yang berlangsung di Hotel Batiqa, Pekanbaru, Senin (16/1/2017).

Hadir dalam pertemuan itu, dari Pemda Meranti Kepala Badan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Drs. Irmansyah M.Si, Danramil Pulau Padang Capt. Syamsul, Kabag Ops Polres Meranti Raden Edy Saputra, Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan Meranti Ramdan, Sekretaris BPBD Meranti Nurman, Kabag Humas Drs. Nasruni, Manager RAPP Syamsuria M. Hasyim, Sumardi Harahap Penangggung Jawab Operasional RAPP, Sailal Arimi Manager Program Fire Previlage, Wawan dan lainnya.

Seperti dijelaskan Penanggung Jawab Operasional PT. RAPP Sumardi, untuk masalah Karlahut PT. RAPP lebih fokus pada upaya pencegahan daripada penanggulangan, untuk itu PT. RAPP melalui Departemen Fire Previlage telah merancang program dengan alokasi dana yang memadai untuk menanggulangi Karlahut di Kabupaten Meranti. Dikatakan Sumardi di Kabupaten Meranti terdapat daerah operasional PT. RAPP oleh karena itu perusahaan memandang penting untuk turut menjaga agar Karlahut di Meranti tidak terjadi lagi. Untuk mewujudkannya, Sumardi, menegaskan pihaknya tidak bisa melakukan sendiri tetapi butuh dukungan Pemda dan yang tak kalah penting peran aktif dari masyarakat setempat.

Menyikapi penjelasan dari perwakilan PT. RAPP tersebut, Wakil Bupati H. Said Hasyim sangat mengapresiasi, ia berharap dengan kerjasama saling dukung itu, tercipta sinergitas dalam mengeliminir terjadinya Karlahut di negeri sagu.

Namun satu hal yang sangat ditekankan oleh Wabup, apa yang dilaksanakan jangan sampai mengabaikan kepentingan masyarakat, karena apapun yang dilakukan pada prinsipnya untuk mensejahterakan maayarakat bukan untuk mematukan masyarakat.

"Saya mengapresiasi pertemuan ini dalam rangka sinergitas, menanggulangi Karlahut, meski sulit namun dengan sinergitas ini Karlahut dapat di dieliminir. Pemda sendiri siap mengamankan apa yang telah menjadi program pemerintah dengan tidak mengabaikan kepentingan masyarakat. Karena tujuan sebenarnya adalah untuk mensejahterakan masyarakan bukan mau mematikan," jelas Wabup.

Untuk itu, ia berharap sebelum Program itu dijalankan, perlu dirumuskan apa yang menjadi titik masalah termasuk tuntutan masyarakat, dengan mempertimbangkan rasionalitas kondisi real dilapangan. "Karena semua yang kita lakukan yang utama sekali adalah untuk masyarakat," ujar Wabup.

Program Desa Bebas Api yang akan dilakukan oleh PT. RAPP meliputi 1. Penghargaan bagi desa yang ridak terjadi Karlahut berupa dana sebesar 100 juta dalam bentuk infrastruktur, 2. Pemberdaya ketua tim Desa dimana perusahaan memberdayakan satu masyarakat sebagai ketua tim didesa yang membantu kepala desa dan Babinkamtibmas dalam menanggulangi Karlahut, 3. Membantu penyiapan lahan tanpa bakar dengan menggunakan teknologi sesuai kebutuhan, 4. Peningkatan kesadaran masyaralat akan bahaya Karlahut melalui sosialisasi dan edukasi, 5. Pemantauan kwalitas udara guna pengembangan pusat data yang terintegrasi.

Setelah mendengarkan pemaparan dari pihak PT. RAPP tentang poin program yang akan dijalankan. Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim meminta kepada pihak perusahaan jangan hanya sebatas himbauan atau larangan tidak membakar lahan. Tetapi harus diiringi dengan memberikan solusi kepada masyarakat karena tanpa memberikan solusi kepada masyarakat program yang dijalankan tidak ada artinya. "Tanpa solusi program yang dijalankan adalah program yang konyol," ucapnya.

Sekedar informasi dari penjelasan pihak RAPP, penyebab kebakaran sebagian besar disebabkan oleh aktifitas membuka lahan untuk Agriculture, Insiden kelalaian seperti berburu dengan membuat api unggun, mencari madu menggunakan api dan membuang puntung rokok sembarangan. Dan waktu paling berpotensi terjadinya Karlahut ditahun 2017 adalah antara bulan Juli-Oktober karena curah hujan sangat sedikit sekali.

Untuk itu, PT. RAPP akan berupaya mengantisipasi terjadinya Karlahut dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan edukasi ke sekolah-sekolah tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan yang salah satu penyebabnya adalah membuka lahan dengan cara membakar.

Terkait hal itu pula, dikatakan Wabup, pada dasarnya masyarakat juga tidak ingin terjadi kabakaran karena akan merasa tidak tenang, tapi kadang kala masyarakat lemah sering dikambing hitamkan. "Masyarakat membakar lahanya lalu ditangkap dan ini menimbulkan ketidaknyamanan, padahal mereka melakukan karena kebutuhan hidup, terpaksa membakar karena ada keyakinan masyarakat jika dibakar lahan akan subur, Ini yang perlu didudukan secara bijak, jika dilarang tolong berikan solusinya," harap Wabup.

Wabup juga berharap PT. RAPP dapat menganggarkan biaya untuk membangun dan memberdayakan ekonomi masyarakat, Pemda Meranti sendiri akan melakukannya melalui dinas terkait.

"Meranti memilki potensi luar biasa namun tidak termanfaatkan, disitulah peran perusahaan hadir untuk membantu masyarakat, RAPP punya ahli perkebunan dan




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat