Senin, 17 Agustus 2026 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
 
 
☰ Peristiwa
"Peran Ulama Sebagai Kekuatan Moral dalam Masyarakat"
Minggu, 08 Januari 2017 - 20:14:00 WIB

BENGKALIS, Suluhriau- Bupati melalui Plt sekda Bengkalis, Arianto mengatakan, peran dan fungsi ulama sebagai kekuatan moral dalam masyarakat yang selalu berbicara dengan kaidah-kaidah agama dan moral.

Dikatakan, kedudukan ulama sebagai panutan dan pemimpin di tengah masyarakat, memiliki peran strategis dalam upaya memperkokoh sendi-sendi etika, moral dan spiritual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis, kami harapkan mampu menyumbangkan pemikiran atau ide yang cemerlang serta mampu berkiprah dalam pembangunan, khususnya pembangunan moral dan akhlak, mampu memerankan fungsi dan statusnya sebagai organisasi yang menggalang persatuan dan kesatuan, yang sinergis serta mampu melakukan pembinaan, penataan dan pembaharuan terutama dalam kaitannya mengantisipasi berbagai perkembangan yang terjadi di masyarakat," papar Arianto saat membuka secara resmi kegiatan temu tokoh agama, ulama dan umara' dalam upaya pembangunan setrategis bidang keagamaan, yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis, Sabtu (7/1/2017).

Selain itu, menurutnya, ulama juga memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan pencerahan, mencerdaskan, dan membimbing umat. Meskipun dalam melaksanakan peran dan fungsinya,  para ulama tidak mungkin bisa berjalan sendiri. Tetapi harus didukung oleh semua pihak, sehingga keberadaan ulama, mampu berdiri tegak di tengah-tengah umat Islam dengan keanekaragaman organisasi, madzhab dan amal kesehariannya.

"Para ulama memang bukanlah pihak yang paling bertanggung jawab menangani krisis dan degradasi moral dalam kehidupan masyarakat. Akan tetapi ulama sangat memiliki peran penting untuk mengatasi krisis moral saat ini," terangnya.

Karena menurutnya, peran dan fungsi ulama, sebagai kekuatan moral dalam masyarakat yang selalu berbicara dengan kaidah-kaidah agama dan moral, tentu saja memiliki keterbatasan jika dihadapkan dengan kekuatan di luar wilayah keulamaan, yang berkolaborasi dengan kekuatan ekonomi, teknologi dan informasi.

Oleh karena itu, sebagaimana yang kami ketahui Nabi Muhammad SAW, pernah mengatakan bahwa baik atau rusaknya kehidupan umat ditentukan oleh dua golongan, yaitu ulama dan umara. Untuk itulah pentingnya kesamaan pandangan dan persepsi antara ulama dan umara dalam menyikapi permasalahan umat. (las)
 



 
Berita Lainnya :
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    02 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    03 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    04 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    05 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    06 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    07 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    08 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    09 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    10 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    11 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    12 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    13 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    14 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    15 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    16 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    17 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    18 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    19 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    20 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    21 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    22 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat