Kamis, 01 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Peristiwa
Penelitian Abrasi di Lahan Gambut,
Profesor Asal Yamaguchi University Tawarkan Kerjasama dengan Pemkab Bengkalis
Rabu, 21 Desember 2016 - 21:04:23 WIB

BENGKALIS, Suluhriau- Associate Profesor Koichi Yamamoto asal Yamaguchi University, Jepang, Rabu (21/12/2016) menawarkan kerja sama penelitian masalah abrasi di lahan gambut di Pulau Bengkalis.

Sebelumnya, profesor asal Matahari Terbit ini, melakukan penelitian masalah gambut sejak tahun 2013 dan berakhir pada 2016.
           
Penelitian tentang masalah abrasi di lahan gambut di Pulau Bengkalis ini mendapat perhatian Yamaguchi University, bahkan Pemerintah Jepang menyedikan dana sebesar 9,6 juta Yen atau sekitar Rp 9,6 miliar. Sumber dana dari Pemerintah Jepang dapat direalisasikan, dengan syarat penelitian tersebut mendapat dukungan dan respon positif dari pemerintah dan perguruan tinggi setempat.
           
Pernyataan tentang penawaran kerja sama penelitian itu disampaikan Profesor Koichi Yamamoto dalam pemaparannya di hadapan Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Arianto, Kepala Balitbang Bengkalis Sopian Hadi dan sejumlah penjabat dari Badan Lingkungan Hidup Bengkalis. 
           
"Untuk mengajukan proposal ke Pemerintah Jepang, dibutuhkan dukungan dari pemerintah dan perguruan tinggi setempat,” demikian dikatakan Prof Koichi Yamamoto yang diterjemahkan oleh Dr. Sigit Sutikno dari dosen dan peneliti dari Universitas Riau.
           
Terkait penawaran tersebut, Plt Sekda Bengkalis, Arianto menyambut baik keinginan Prof Koichi Yamamoto untuk melakukan penelitian lanjutan tentang abrasi di kawasan gambut. Terlebih lagi, pemerintah Jepang menyediakan dana sebesar Rp 9,6 miliar. "Kalau syaratnya butuh dukungan dari pemerintah daerah, tentu kita sangat mendukung sekali," ungkapnya.

Arianto berharap kepada Prof Koichi Yamamoto, agar program dan dana yang kucurkan ke Bengkalis tidak hanya bersifat pada program penelitian, tapi diimbangi aksi nyata, seperti program bantuan untuk pembangunan water break alias pemecah gelombang. Mengingat, penanganan dan penanggulangan masalah abrasi, selain dalam bentuk penelitian, namun yang sangat dibutuhkan pembangunan pemecah ombak.  
           
Berdasarkan referensi dan penelitian selama ini, tingkat abrasi di Pulau Bengkalis sangat parah, rata-rata mencapai 30-40 meter per tahun. Khusus di lahan gambut, Prof Yamamoto, tingkat abrasi luar biasa parah, puncaknya terjadi pada musim hujan ditandai dengan longsor kemudian jatuh ke laut.

Untuk menanggulangi persoalan ini, tentu butuh penanganan serius dari pemerintah maupun masyarakat dan stakeholder tarkait. "Sebelum dilakukan penanganan, harus dilakukan riset atau penelitian lebih matang, sehingga penanggulangan abrasi lebih maksimal," tandasnya.
           
Meskipun, Pulau Bengkalis menghadapi abrasi terparah terutama di kawasan yang berhadapan langsung dengan Selat Malaka, namun di sisi lain muncul daratan baru akibat sendimentasi.  (las)




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat