Harga Cabe & Bawang Tinggi, Karena Ketergantungan Capai 80 Perses
Senin, 12 Desember 2016 - 12:56:03 WIB
PEKANBARU, Suluhriau- Ketergantungan impor cabe dan bawang di Riau tinggi yakni mencapai 80 persen. Akibatnya, rentan mengalami kenaikan harga.
Dinas Pertanian dan Peternakan Riau mencatat, Riau hanya sanggup memenuhi kebutuhan cabe dan bawang hanya 16 ton dari total kebutuhan sebesar 100 ribu ton per tahun.
Khusus komoditi cabe dan bawang, ketergantungan Riau terhadap daerah penghasil mencapai 80 persen. " Kadis Pertanian dan Peternakan Riau, Askardiya Patrianov.
Menurutnya, inilah menjadi salah satu penyebab sensitifitas harga pada komuditi tersebut. Khusus untuk tiga kota yang masuk dalam perhitungan indeks harga konsumen, komoditi tersebut rawan akan menimbulkan gejolak inflasi, sehingga upaya melalui gerakan menananam cabai yang digalakkan tim pengendali inflasi daerah (TPID) tidak akan bisa memenuhi kebutuhan cabai dan bawang merah di Provinsi Riau.
Dikatakan, cabe dan bawang merupakan komoditi yang memberikan andil inflasi, maka gerakan menanam cabai dan bawang difokuskan di wilayah perkotaan.
Melalui gerakan tanam cabe akan menekan angka permintaan cabai di pasar, secara tidak langsung ketergantungan riau terhadap cabai impor dari daerah lain bisa ditekan. (slt)
Komentar Anda :