Kamis, 01 Oktober 2026 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual | Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
 
 
☰ Peristiwa
Banyak Laporan ASN Meranti tak Disiplin
Senin, 21 November 2016 - 10:55:09 WIB

SELATPANJANG, Suluhriau- Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti mengungkapkan kekecewaanya terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai tidak disiplin.

Tertutama dalam hal upacara atau apel Senin pagi. Ia mengaku menerima banyak laporan terakit perilaku ASn ini, apalgi disinyalir dilakukan faktor kesengajaan.

"Jika sakit bisa kita maklumi, tapi anehnya tiap Senin pagi selalu izin, ini patut dicurigai karena saya banyak dapat laporan, pegawai banyak keluar daerah dan baru berangkat Senin pagi sampainya siang," aku Wakil Bupati saat menjadi Pembina Upacara Senin pagi di Halaman Kantor Bupati, Senin (21/11/2016).

Menyikapi hal ini, Wakil Bupati mengintruksikan kepada Kepala SKPD untuk mengawasi stafnya. "Yang tidak hadir berikan tanda, saya minta Kepala SKPD untuk mengawasi stafnya," ujar Wabup.

Lebih jaun dijelaskan Wabup, apa yang diintrumsikannya semata-mata untuk meningkatkan disiplin ASN maupun Honorer dilingkungan Pemkab. Meranti. Menurutnya jika hal itu dibiarkan maka akan menjadi kebiasaan dan dicontoh oleh pegawai yang sudah baik. "Jika yang malas dibiarkan begitu maka ia tidak akan berubah, yang rajin bisa juga terpengaruh," jelas Wabup.

Pada kesempatan itu, Wabup sempat berkata ingin membutikan laporan masyarakat itu dengan mengecek langsung kepelabuhan siang ini. (Senin.red). "Bila perlu siang ini kita cek ke Pelabuhan," ujarnya lagi.

Dalam rangka memotivasi pegawai, untuk kesekian kalinya Wabup meminta ASN untuk memahami Tupoksinya, meski di Meranti belum ada kontrol yang ketat terkait ukuran kinerja sesuai tugas dan fungsi pegawai setidaknya Wabup meminta pegawai mengerti a yang menjadi tugasnya dan apa yang harus dilakukan. "Saya minta ASN paham dengan tupoksinya, apa yang harus dilakukan dan apa tugas kita, itu dapat menjadi ukuran prestasi. Dan ini akan dievaluasi," jelasnya.

"Mari pimpinan SKPD untuk memberikan teguran, pembinaan dan didikan kepada staf, jika tidak bisa berikan sanksi sesuai tingkat ksalahannya," tegas Wabup.

Wabup juga menyinggung soal anggaran Pemda yang semakin kecil, dimana hal itu mau tidak mau akan mempengaruhi kemampuan Pemda dalam membayar gaji pegawai Honorer. Tidak tertutup kemungkinan Pemda akan melakukan rasionalisasi pegawai honorer namun tetap mengacu pada kebutuhan pegawai berdasarkan skill dan spesialisasi tertentu. "Jadi berkaryalah sehingga Pemda benar-benar merasakan apa yang telah dikerjakan," papar Wabup.

Selain itu kepada PPTK ditiap SKPD diharapkan jangan hanya duduk dikantor, Wabup mengintruksikan PPTK untuk selalu turun kelapangan untuk melakukan pengawasan. Sehingga kondisi real pengerjaan proyek benar-benar diketahui secara detil. "PPTK harus sering-sering turun kelapangan dan lihat apa yang telah dikerjakan (kontraktor pelaksana)," ucapnya.

Iapun dalam waktu dekat akan melakukan pengcekan langsung pengerjaan proyek dilapangan dilapangan, apakah sudah sesuai antara perencanaan dan pelaksanaan dilapangan. "Kita akan cek kembali pengerjaan proyek dilapangan, kita juga tidak ingin tersangkut masalah hukum, jika sengaja cari masalah resiko tanggung sendiri," tegas Wabup seraya mengajak kepada ASN untuk senantiasa bekerja dengan rasa tanggung jawab dan hati ikhlas.

Terakhir daalm pengarahannya dihadapan seluruh ASN dan Honorer dilingkungan Pemkab. Meranti menghimbau untuk tidak melakukan pungutan liar, menerima suap (gratifikasi) dalam bentuk apapun, hal itu seiring telah dikeluarkannya peraturan pemerintah dan telah pula ditindak lanjuti oleh Kepala Daerah diseluruh Indonesia melalui penandatanganan Memorendum Of Undestanding (MoU). "Sesuai ketentuan menerima pemberian apapun dalam bentuk apapun  (gratifkasi) sudah dilarang, hal itu sesuai dengan komitmen yang telah disepakati oleh Kepala Daerah melalui penandatanganan MoU, jadi mari kita ikuti itu," kata Wabup mengakhiri. (raf)




 
Berita Lainnya :
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  • Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    02 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    03 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    04 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    05 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    06 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    07 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    08 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    09 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    10 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    11 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    12 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    13 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    14 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    15 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    16 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    17 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    18 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    19 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    20 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    21 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    22 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat