Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Tradisi 'Manghawuo Danau Bokuok' Masih Jadi Magnet Bagi Masyarakat
Minggu, 13 November 2016 - 11:18:03 WIB
Maghawo Danau Bolkuok
TERKAIT:


KAMPAR,
Suluhriau- Tradisi Maghawuo (memanen ikan) di Danau Bokuok (nama danau-red) Desa Aur Sati, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, masih menjadi magnet (daya tarik)  bagi masyarakat Kampar dan sekitarnya.

Acara yang yang dihelat sekali setahun ini sudah berlansung sejak puluhan tahun silam. Setiap dilakukan penangkapan ikan di danau ini,  ribuan masyarakat yang hadir dari pelosok daerah ini bahkan juga dtang dari luar daerah tetangga, seperti Pekanbaru.

Seperti Maghawo Minggu, (13/11/2016). Riabuan warga tumpah ruah. Bahkan tenda-tenda  penonton dan berbagai tempat kuliner di sekitar danau dipadati warga yang ingn menyaksikan menangkap ikan beramai-ramai itu.

Tidak sedkit pula warga yang datang dari luar daerah bukan untuk menonton, melainkan untuk ikut menangkap ikan dengan peralatan yang dibawa.

Maghawo Danau Bokouk Minggu, dihadiri Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman. Dalam tradisi ini, juga dibarengi dengan kesenian daerah. Bahkan, khusus kulinernya, sebagian besar kuliner adalah menu ikan hasil tangkapan di Danau Bakuok tersebut, seperti ikan kapiek (kopiek), nila, patin, motan dan ikan belida.

Serunya juga, ada yang membakar ikan tangkapan secara beramai-ramai begitu dapat dari Danau. terlihat antusias warga, tua, muda ikut mengambil ikan.

Salah seorang warga, Hamdan (45) mengaku sengaja datang ikut menangkap ikan dari Desa jauh dari Aur Sati yakni dari Pulau Sialang, Kecamatan Kampar. Menurutnya, kegiatan ini sangat menarik. "Ikan dapat gratis, hati bergembira," katanya.

Seperti diketahui, Danau Bakuok yang berada di wilayah Desa Aur Sati. Danau dengan luas lebih kurang 1.000 meter x 100 meter ini merupakan kawasan yang dilindungi hukum adat.

Danau merupakan bagian dari anak Sungai Kampar mengelilingi sebuah delta dan berbentuk pulau. Keliling danau hampir 1, 5 km. Air Danau mengalir kembali ke Sungai Kampar.

Penduduk sekitar dilarang menangkap ikan kecuali pada musim maghawo menjelang datangnya Ramadhan atau waktu perayaan HUT Kemerdekan RI atau pun dari waktu yang telah ditentukan.

Jangan coba-coba mengambil ikan di danau sebelum dilakukan maghawao ini. Mereka yang melakukan didenda  atu ekor kerbau. Dan selama ini warga setempat taat dengan aturan ini.

Maghawo dilakukan setelah diketahui bahwa ikan sudah besar secara alami. Ikan tangkapan maghawo menjadi hak para penangkapnya. Dalam tradisi maghawo terdapat prinsip, siapa yang banyak menangkap ikan dialah yang akan beruntung. (mdi)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat