Kamis, 01 Oktober 2026 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
 
 
☰ Peristiwa
Berbicara Seminar Semiloka,
Bupati Minta Pemerintah Pusat Jangan Hanya Fokus Pada PAJALE Tapi PAJALEGU
Rabu, 09 November 2016 - 19:51:38 WIB

BOGOR, Suluhriau- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam hal ini Bupati H. Irwan, M.Si terus berupaya mengangkat potensi Sagu Meranti ketingkat Nasional.

Setelah baru-baru ini memperkenalkan Sagu melalui cipta ratusan menu makanan dan berhasil meraih rekor Musium Rekor Indonesia (MURI).

Kini Sagu Meranti kembali diangkat dalam acara Seminar Semiloka Sagu, dimana H. Irwan berkesempatan menjadi pembicara bersama para Profesor, Peneliti dan Praktisi Sagu Se-Indonesia, bertempat di Pusat penelitian dan Pengembangan Perkembunan (Puslitbangbun), Cimanggu, Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/11/2016).

Seminar itu sendiri dilatarbelakangi oleh pentingnya pemanfaatan tanaman Sagu bagi sektor pangan, Industri serta energi oleh berbagai pihak. Terlebih lagi diversitas genetik Sagu yang terlengkap berada di Indonesia, sehingga potensi besar tanaman Sagu dapat dioptimalkan pemanfaatannya dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan dan energi.

Sejak dikenalnya tanaman Sagu baik lokal maupun tingkat Nasional, banyak pihak mulai tertarik untuk mengembangkannya. Khusus Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau telah sejak lama memanfaatkan tanaman ini sebagai bahan pangan pokok dan sumber pendapatan masyarakatnya, disini pula tanaman Sagu telah dikelola secara intensif baik oleh masyarakat maupun swasta.

Inginnya pemerintah, pemanfaatan dan pengembangan Sagu bukan hanya ada di Meranti tetapi dapat dilakukan secara Nasional. Melalui Seminar Lokakarya Sagu ini diharapkan dapat disusun sebuah kebijakan secara kelembagaan dan jaringan kerjasama sehingga dapat mempercepat pengembangan Sagu sebagai bahan pangan dan bio energi berwawasan lingkungan.

Pada kesempatan itu Bupati Meranti H. Irwan M.Si, fokus mengusulkan kepada Pemerintah Pusat khususnya Kementerian Pertanian untuk memasukan Sagu kedalam program pengembangan pangan Nasional dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan. Sejauh ini Kementerian Pertanian seperti dikatakan Irwan, hanya fokus pada 3 (tiga) pangan pokok yakni Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale) dan Sagu belum termasuk didalamnya.

"Kita hanya meminta ada Goodwill dari Pemerintah sendiri untuk mendorong pengembangan Sagu, jika hal itu tidak ada maka mustahil Sagu dapat dikembangkan. Saat ini Pemerintah intens mengembangkan Pajale tapi Sagu tidak masuk.

Kami ingin mengusulkan dalam kegiatan ini mari bersama-sama kita merekomdasikan kepada Kementerian Pertanian bukan hanya Pajale tapi Padi, Jagung, Kedai, Sagu (Pajalegu)," ujar Irwan.

Jika Sagu yang merupakan salah satu peluang alternatif masa depan pangan Nasional belum masuk, Bupati Meranti menilai Sagu masih dianak tirikan oleh Pemerintah. "Potensi Sagu jelas masih dianak tirikan, padahal ini peluang masa depan pangan Nasional. Kami yakin Sagu mampu menjadi cadangan pangan kedepan menuju kedaulatan pangan," terang H. Irwan.

Selain itu, Bupati Meranti juga menilai ada kontradiksi kebijakan ditingkat pusat, terkait upaya penanggulangan kebakaran dilahan gambut. Dimana Sagu sebagai tanaman Surga yang mampu menjaga kadar air dilahan Gambut belum dimasukan kedalam program Pajale.

"Kita melihat kebijakan pusat dalam upaya mengatasi kebakaran dilahan Gambut masih kontradiksi, dimana Sagu dinilai mampu mengendalikan kadar air disitu pula Sagu tidak dimasukan dalam Pajale," jelas Irwan lagi.

Dihadapan para perwakilan pemerintah pusat dari Kementerian terkait, Bupati H. Irwan yang didampingi Sekdakab. Meranti Julian Norwis SE MM dan Kadis Kehutanan Meranti Ir. H. Makmun Murod MM serta Kabag Humas Elfandi SE M.Si, juga menyarankan agar arah kebijakan dari Pemerintah Pusat juga fokus pada pengadaan Industri Hilir Sagu.

Hal itu menimbang semakin rendahnya harga Sagu dipasaran, padahal Kabupaten Meranti sebagai salah satu daerah penghasil Sagu terbesar di Indonesia tengah gencar-gencarnya mendorong pegembangan Sagu dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat.

"Kita juga berharap arah kebijakan juga difokuskan pasa Industri Hilir Sagu, jika tidak maka akan berimplikasi pasa semakin rendahnya harga Sagu padahal kita terus mendorong pengambangannya," ungkap Irwan.

Terakhir Bupati juga berharap, sangsi kepada PT. National Sago Prima (NSP) yang terindikasi tak mampu menjaga lahan konsesinya dari kebakaran dihapuskan. Hal itu menimbang tidka banyaknya perusahaan yang mau berinvestasi di Sagu. "Kita tidak ingin ada kekawatiran dari para investor, karena perusahaan yang mau berinvestasi Sagu tidak banyak," paparnya.

Menyikapi hal tersebut disambut positif oleh pembicara dan para peserta Lokakarya Sagu. Salah satunya Dr. Haris Gunawan selaku Deputi IV BRG RI Bidang Penelitan dan Pengambangan yang menilai usulan itu sangat baik untuk ditindaklanjuti dalam upaya pengembangan potensi Sagu Nasional.

Pembicara lainnya yakni Prof. Dr. Bintoro M.Agr, menjelaskan untuk kemajuan Indonesia. Pemerintah susah mati-matian mencapai swasembada beras namun hingga 2014 belum terlalu berhasil.

Jika terus dibiarkan mala negara bisa kolap karena tidak berhasil mewujudkan kedaulatan pangan. Saat ini Indonesia terkenal sebagai negara pengimpor mulai dari pengimpor terbesar gula, minyak bumi, dan lainnya. Tapi jika potensi Sagu mampu dikelola dengan baik maka semua itu mampu ditutupi.

"Sagu bisa menjadi solusi pembuatan gula sagu. Satu kilo ampas sagu bisa menghasilkan setengah liter gula cair. Ini bisa dilakukan dalam rangka swasembada gula dimana kita memiliki




 
Berita Lainnya :
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    02 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    03 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    04 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    05 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    06 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    07 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    08 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    09 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    10 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    11 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    12 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    13 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    14 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    15 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    16 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    17 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    18 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    19 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    20 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    21 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    22 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat