Kamis, 01 Oktober 2026 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
 
 
☰ Peristiwa
Kasus Dimas Kanjeng, Polisi Buru Kakek Berusia 600 Tahun
Minggu, 06 November 2016 - 16:48:11 WIB

JATIM, Suluhriau- Tim Ditreskrimum Polda Jawa Timur menciduk tujuh orang yang diduga sebagai maha guru palsu Dimas Kanjeng Taat Pribadi di rumah mereka masing-masing  di kawasan Tomang Jakarta Barat, Sabtu (5/11/2016) malam.

Mereka diterbangkan ke Surabaya, tapi polisi masih mencari orang yang dijukuki sebagai Abah Gimbal yang disebut-sebut berusia 600 tahun dan bertugas sebagai penunggu sembilan gudang gaib milik Taat Pribadi.

"Ketujuh maha guru Dimas Kanjeng Taat Pribadi, masing masing R alias Abah Abdurohman, AK alias Abah Aolaeman Agung, M alias Abah Nogososro, Mar alias Abah Kholil, A alias Abah Kalijogo, S, dan  Sut alias Abah Sutarno," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes RP Argo Yuwono seperti dikutip oleh tribatanews, hari ini.

Argo menjelaskan, pengangkatan tujuh orang sebagai maha guru hanya untuk mengangkat atau mengagungkan nama Taat Pribadi di mata  pengikutnya. Padahal tujuh orang  itu tidak mengerti apa-apa.

Sampai hari Minggu (6/11/2016), Tim penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Timur bekerja ekstra untuk melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang tersebut. Menurut Argo, penyidik setidaknya fokus pada tiga persoalan yang ada di Jakarta.

Pertama, menggali informasi di Hotel Merlynn Park yang berlangsung 14-19 Maret. Kedua, memperdalam keberadaan Hanna Bank yang informasinya datang dalam pertemuan di Hotel Merlynn Park. Ketiga mencari tujuh  maha guru yang diangkat oleh Taat Pribadi.

"Semua itu atas pengakuan tersangka Maranata alias Vijay dan penyidik sangat fokus untuk menguak ini semua," ujar Argo.

Dari informasi yang berkembang, pria keturunan India itu adalah saksi kunci dalam dugaan penipuan yang memakan korban dari beberapa daerah di Indonesia. Kedok yang diakui oleh Vijay adalah pertemuan di Hotel Merlynn Park pada 14-10 Maret 2016, yang dirancang oleh pemilik Padepokan Dimas Kanjeng.

Dalam pertemuan di hotel yang dihadiri para pengikut Taat, Vijay merancang seolah-olah acara itu dihadiri pihak bank yang diakui sudah kerja sama. Padahal orang yang diberi seragam bank dan hadir di hadapan masyarakat hanya orang biasa.

Peran Vijay yang lain adalah mencari tujuh  orang yang diangkat sebagai maha guru oleh pemilik padepokan di Dusun Sumber Cengkelek Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.

 Sumber: Rimanews.com





 
Berita Lainnya :
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    02 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    03 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    04 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    05 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    06 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    07 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    08 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    09 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    10 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    11 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    12 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    13 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    14 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    15 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    16 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    17 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    18 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    19 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    20 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    21 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    22 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat