Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Metropolis
Plt Wako: Kini Pekanbaru Bebas Asap, Tapi Belum Bebas Pemadaman Bergilir
Minggu, 06 November 2016 - 14:24:04 WIB
Plt Walikota Pekanbaru

EKANBARU, Suluhriau- Di sekitar penghujung tahun 2016 ini, Pekanbaru dari kabut asap. Namun, belum bebas dari pemadaman bergilir (byar pet) PLN.


"Tahun ke tahun Riau dan Pekanbaru khususnya dikepung asap kebakaran lahan dan hutan. Namun kini bebas asap karena kerja keras semua pihak. Sayangnya, masyarakat belum terbebas pemadaman bergilir dari PLN," kata Plt Wali Kota Pekanbaru Edwar Sanger yang juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau kepada wartawan, Minggu (6/11/2016).

Dikatakan, pemadaman bergilir di Pekanbaru sejak dulu tak pernah teratasi dengan berbagai persoalan kelistrikan. Itu baru akan teratasi jika ada kemauan keras PLN untuk menambah daya menghindari defisit.

"Ini semua tergantung niat dan kesungguhan. Buktinya kita Satgas Karhutla bisa bersama-sama mengatasi kebakaran lahan. Padahal selama 18 tahun kita terkepung asap," kata Edwar lagi.

Kondisi pemadaman bergilir ini di Pekanbaru, bukan kali ini saja terjadi, namun juga sudah belasan tahun pula lamanya. Edwar menyebut seyogianya ini semua sudah ada solusinya.

"Saya akan panggil manajemen PLN Pekanbaru untuk mencari tahu apa lagi masalahnya sekarang ini," kata Edwar.

Jika penyebabnya defisit saat beban puncak, kata Edwar, sebaiknya diambil langkah pelanggan skala besar dikeluarkan dari sistem untuk kepentingan masyarakat.

"Semestinya kan bisa PLN ambil kebijakan mengeluarkan pelanggan besar saat beban puncak demi pelanggan masyarakat yang lebih banyak," kata Edwar.

"Kita sangat prihatin atas pemadaman listrik saat ini. Kondisi ini harus benar-benar dicarikan solusinya. Kalau waduk PLTA Koto Panjang kering saat ini, apa tidak ada usaha PLN untuk membuat hujan buatan, sebagaimana Satgas Karhutla selama ini lakukan. Ya ini sekedar saran saya saja dalam rangka mencari solusi mengatasi kekeringan waduk," kata Edwar.

Sebagaimana diketahui, saat beban puncak pukul 18.00 hingga 22.00 WIB, di jaringan interkoneksitas di Riau terjadi pemadaman bergilir dengan durasi 2 jam setiap pelanggan. Pemadaman bergilir ini sepanjang tahun terus terjadi. Terutama saat waduk PLTA Koto Panjang kekurangan air.

Kini ada tiga turbindi waduk PLTA Koto Panjang yang menghasilkan 114 MW tidak berfungsi. Level air di waduk tidak mencukupi untuk memutar turbin. Hampir dua bulan ini PLTA tidak beroperasi. (jan)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat