Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Peristiwa
Alquran Jadi Bungkus Makanan, MUI Minta Masyarakat Tenang
Sabtu, 15 Oktober 2016 - 14:03:09 WIB
Nawawi (kaos merah), warga Desa Gebang Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, sedang melaporkan adanya temuan lembaran Alquran yang dijadikan pembungkus makanan, ke Polsek Gebang, Kabupaten Cirebon, SSabtu (15/10). (foto rol)

JAKARTA, Suluhriau- Sejumlah Warga Desa Gebang Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon menemukan lembaran kertas Alquran menjadi bungkus makanan hajatan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cirebon mengimbau masyarakat agar menyikapi penemuan tersebut dengan tenang.

Setelah warga mencari tahu darimana asal lembaran Alquran yang dipakai bungkus makanan. Mereka menemukan lembaran tersebut dijual disebuah toko yang menjual koran bekas.

Ketua MUI Kabupaten Cirebon, KH Bahrudin Yusuf mengatakan, pihaknya belum mengecek persis kejadian awalnya seperti apa. Tapi, informasi mengenai temuan tersebut sudah ada.

"Saya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan anarkis, tidak melakukan main hakim sendiri," kata KH Bahrudin dilansir Republika.co.id, Sabtu (15/10).

Menurutnya, sebaiknya datang baik-baik untuk mencari tahu kebenarannya. Cari tahu kejadiannya tidak sengaja atau tidak tahu. Intinya masyarakat jangan resah dan anarkis.

Ia mengimbau, masalah tersebut bisa diselesaikan baik-baik. Biarkan pihak yang berwenang melacak temuan lembaran Alquran tersebut dengan resmi. Diharapkan juga, Polisi melakukan tindakan yang sesuai prosedur.

Dikatakan KH Bahrudin, dulu pernah ada pembangunan Masjid di daerah Gebang, Kabupaten Cirebon. Pembangun tersebut didasarkan karena ada yang ingin menyampaikan ajaran sebuah kelompok.

Tapi, masyarakat merasa tidak sesuai dengan apa yang disaksikannya. Akhirnya masyarakat melakukan demonstrasi. MUI Kabupaten Cirebon tidak ingin kejadian serupa terulang lagi. Karenanya, penemuan lembaran Alquran jadi bungkus nasi, menurut MUI, biarkan aparat yang berwenang yang mengurusnya.

"Saya tidak ingin seperti itu lagi, kita koordinasi dengan aparat keamanan," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah warga menemukan lembaran Alquran jadi bungkus nasi hajatan salah seorang warga di Desa Gebang Kulon. Karena warga yang menemukannya tidak hanya seorang, lantas mereka berinisiatif mencari tahu sumbernya.

Warga yang menggelar hajatan mengaku tidak tahu. Kemudian, warga pun menelusurinya lagi hingga sampai di sebuah toko yang menjual koran bekas. Di sana warga menemukan sekitar 2 kg lembaran Alquran. Warga pun membelinya agar lembaran Alquran tidak tersebar lagi. (rol)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat