Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Peristiwa
Raih Sertifikat, Meranti Satu-satunya Daerah di Riau Bebas Rabies
Kamis, 13 Oktober 2016 - 20:05:11 WIB

SELATPANJANG, Suluhriau- Kabupaten Kepulauan Meranti meraih Sertifikat Kabupaten Bebas Rabies, dan menjadi satu-satunya Kabupaten/Kota di Riau yang bebas Edemis Rabies dan menjadi salah satunya di Indonesia.

Ini karena upaya pemerintah dan kerjasama yang baik dari masyarakat dalam mengawasi dan mengendalikan hewan peliharaannya di Meranti.

Soal raih sertifikat bebas rabies ini disampaikan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Pertanian Provinsi Riau Ir. Arkadia Patrianov dalam acara peringatan hari Rabies sedunia 2016, khusus Riau dipusatkan di  Taman Cik Puan, Selatpanjang Kabupaten Meranti, Kamis (13/10/2016).

"Seluruh daerah daratan di Provinsi Riau merupakan daerah edemis, namun Kabuoaten Kepulauan Meranti dinyatakan bebas Rabies, sesuai Surat Keputusan (SK) Menteri Pertanian yang menyatakan tinggal Meranti yang masih bebas Rabies di Provinsi Riau," jelas Patrianov sapaanya.

Penyerahan SK Menteri tersebut langsung dilakukan oleh Kadis Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau kepada Bupati Drs. H. Irwan, M.Si yang dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama Meranti bebas rabies yang disaksikan oleh DPRD Kabupaten Meranti, Kapolres, Danramil, Kepala Karantina Selatpanjang, Perwakilan Kejari, para pejabat Eselon II dilingkungan Pemkab. Meranti dan Provinsi Riau.

Usai menerima penghargaan itu, Bupati Irwan mengungkapkan rasa bangganya atas ditetapkannya Meranti sebagai satu-satunya daerah di Provinsi Riau yang bebas penyakit Rabies. Dan ia menilai hal itu bukan hanya sekedar penghargaan tapi harus menjadi amanah yang harus tetap dipertahankan. "Apa yang diraih ini bukan hanya penghargaan tapi amanah yang harus dijaga agar Meranti tetap bebas dari oenyakit Rabies," ujar Bupati.

Dijelaskan Bupati, apa yang diraih ini merupakan kerja keras dari semua pihak mulai dari Pemda hingga masyarakat, yang bersama-sama memberantas penyebaran penyakit Rabies. Seperti diceritakan Bupati, dahulunya diawal pemerintahan tahun 2009 di Meranti banyak berkeliaran anjing liar. Ketika itu banyak masukan dari masyarakat khususnya umat muslim yang banyak diganggu anjing liar saat melaksanakan sholat subuh di Masjid. Dan ternyata setelah diteliti ternyata perkembangan anjing liar turut dipengaruhi oleh gelapnya lingkungan di Selatpanjang karena keterbatasan listrik ketika itu.

"Dari situ Pemda langsung  memasang lampu jalan dimana-mana, selanjutnya memanggil Dinas Pertanian untuk  me eliminasi anjing liar secara besar-besaran dan alhamdulillah dapat menurunkan tingkat kasus gigitan anjing liar di Meranti," ungkap Irwan.

Namun seiring waktu, mengantisipasi merebaknya Rabies dengan cara me eliminasi anjing liar sudah tidak boleh lagi dilakukan. Dan kini sempena peringatan hari bebas Rabies sedunia Pemerintah Pusat hingga kedaerah telah melakukan upaya vaksinasi binatang peliharaan dan binatang liar. "Program ini sangat tepat dan kami sangat mengapresiasi untuk mengantipasi berkembangnya wabah Rabues ditengah masyarakat," ujar Bupati Irwan.

Untuk mensukseskan program bebas Rabies yang dari hasil survei dunia tiap menitnya menyebabkan satu kematian manusia, Bupati menyarankan kepada Dinas terkait, untuk lebih menginternalisasi dan melibatkan seluruh pihak mulai dari jajaran pemerintahan terkecil  RT, RW, Lurah dan Camat hingga kesekolah melakukan upaya penanggulangan secara masiv, begitu juga dengan melibatkan elemen maayarakat untuk mengedukasi masyarakat dalam hal mengawasi dan mengendalikan hewan peliharaannya.

"Saya menghimbau kepada semua pihak mari bersama gaungkan dan masivkan upaya penanggulangan Rabies ini diharapkan dapat menjadi kesadaran, Kabupaten, Provinsi hingga tingkat Nasional," jelasnya.

Selain itu, Dinas terkait juga dihimbau untuk dapat memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat akan bahaya anjing liar yang sangat mudah bereproduksi. Untuk itu perlu pengendalian reproduksi sehingga tingkat kelahiran anjing liar yang sangat banyak dapat ditekan. "Menekan reproduksi anjing liar ini sangat penting, semoga dapat mengantisipasi edemis Rabies di Meranti," harap Bupati.

Seperti diketahui, penyakit Rabies yang disebabkan oleh hewan leliharaan maupun liar sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian.
Untuk itu penyakit rabies mendapat prioritas dari Pemerintah dalam upaya pengendalian dan pemberantasan. Namun upaya itu tidak akan sukses tanpa keterlibatan masyarakat yang menjadi kuncinya.

Sekedar informasi, dalam peringaan hari Rabies Sedunia 2016 Tingkat Provinsi Riau yang dipusatkan di Kabupaten Meranti. Telah dilakukan berbagai langkah penanggulangan mulai dari Vaksinasi gratis, sterilisasi, pelayanan dan konsultasi, pengobatan hewan, edukasi rabies dan sebagainya.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya Rabie meningkatkan partisipasi dan kesadaran publik dalam upaya pencegahan dan pengendalian Rabies dalam hal ini masyarakat harus bertanggung jawab atas hewan peliharaanya, serta mengetahui bahaya, dan  apa yang harus dilakukan untuk mengantisipasi merebaknya Rabies.

"Penyakit ini menyerang syaraf pusat, dan 95 persen ditularkan dari hewan kemanusia, setiap satu menit 1 orang meninggal didunia. Kita harap dengan dilakukannya Vaksinasi terhadap 70 persen populasi anjing dapat menekan angka rabies di Indonesia," ujar Kadis Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau Patrianov.

Selain pengawasan dari masyarakat pemilik hewan peliha



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat