Kamis, 01 Oktober 2026 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
 
 
☰ Peristiwa
Raih Sertifikat, Meranti Satu-satunya Daerah di Riau Bebas Rabies
Kamis, 13 Oktober 2016 - 20:05:11 WIB

SELATPANJANG, Suluhriau- Kabupaten Kepulauan Meranti meraih Sertifikat Kabupaten Bebas Rabies, dan menjadi satu-satunya Kabupaten/Kota di Riau yang bebas Edemis Rabies dan menjadi salah satunya di Indonesia.

Ini karena upaya pemerintah dan kerjasama yang baik dari masyarakat dalam mengawasi dan mengendalikan hewan peliharaannya di Meranti.

Soal raih sertifikat bebas rabies ini disampaikan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Pertanian Provinsi Riau Ir. Arkadia Patrianov dalam acara peringatan hari Rabies sedunia 2016, khusus Riau dipusatkan di  Taman Cik Puan, Selatpanjang Kabupaten Meranti, Kamis (13/10/2016).

"Seluruh daerah daratan di Provinsi Riau merupakan daerah edemis, namun Kabuoaten Kepulauan Meranti dinyatakan bebas Rabies, sesuai Surat Keputusan (SK) Menteri Pertanian yang menyatakan tinggal Meranti yang masih bebas Rabies di Provinsi Riau," jelas Patrianov sapaanya.

Penyerahan SK Menteri tersebut langsung dilakukan oleh Kadis Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau kepada Bupati Drs. H. Irwan, M.Si yang dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama Meranti bebas rabies yang disaksikan oleh DPRD Kabupaten Meranti, Kapolres, Danramil, Kepala Karantina Selatpanjang, Perwakilan Kejari, para pejabat Eselon II dilingkungan Pemkab. Meranti dan Provinsi Riau.

Usai menerima penghargaan itu, Bupati Irwan mengungkapkan rasa bangganya atas ditetapkannya Meranti sebagai satu-satunya daerah di Provinsi Riau yang bebas penyakit Rabies. Dan ia menilai hal itu bukan hanya sekedar penghargaan tapi harus menjadi amanah yang harus tetap dipertahankan. "Apa yang diraih ini bukan hanya penghargaan tapi amanah yang harus dijaga agar Meranti tetap bebas dari oenyakit Rabies," ujar Bupati.

Dijelaskan Bupati, apa yang diraih ini merupakan kerja keras dari semua pihak mulai dari Pemda hingga masyarakat, yang bersama-sama memberantas penyebaran penyakit Rabies. Seperti diceritakan Bupati, dahulunya diawal pemerintahan tahun 2009 di Meranti banyak berkeliaran anjing liar. Ketika itu banyak masukan dari masyarakat khususnya umat muslim yang banyak diganggu anjing liar saat melaksanakan sholat subuh di Masjid. Dan ternyata setelah diteliti ternyata perkembangan anjing liar turut dipengaruhi oleh gelapnya lingkungan di Selatpanjang karena keterbatasan listrik ketika itu.

"Dari situ Pemda langsung  memasang lampu jalan dimana-mana, selanjutnya memanggil Dinas Pertanian untuk  me eliminasi anjing liar secara besar-besaran dan alhamdulillah dapat menurunkan tingkat kasus gigitan anjing liar di Meranti," ungkap Irwan.

Namun seiring waktu, mengantisipasi merebaknya Rabies dengan cara me eliminasi anjing liar sudah tidak boleh lagi dilakukan. Dan kini sempena peringatan hari bebas Rabies sedunia Pemerintah Pusat hingga kedaerah telah melakukan upaya vaksinasi binatang peliharaan dan binatang liar. "Program ini sangat tepat dan kami sangat mengapresiasi untuk mengantipasi berkembangnya wabah Rabues ditengah masyarakat," ujar Bupati Irwan.

Untuk mensukseskan program bebas Rabies yang dari hasil survei dunia tiap menitnya menyebabkan satu kematian manusia, Bupati menyarankan kepada Dinas terkait, untuk lebih menginternalisasi dan melibatkan seluruh pihak mulai dari jajaran pemerintahan terkecil  RT, RW, Lurah dan Camat hingga kesekolah melakukan upaya penanggulangan secara masiv, begitu juga dengan melibatkan elemen maayarakat untuk mengedukasi masyarakat dalam hal mengawasi dan mengendalikan hewan peliharaannya.

"Saya menghimbau kepada semua pihak mari bersama gaungkan dan masivkan upaya penanggulangan Rabies ini diharapkan dapat menjadi kesadaran, Kabupaten, Provinsi hingga tingkat Nasional," jelasnya.

Selain itu, Dinas terkait juga dihimbau untuk dapat memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat akan bahaya anjing liar yang sangat mudah bereproduksi. Untuk itu perlu pengendalian reproduksi sehingga tingkat kelahiran anjing liar yang sangat banyak dapat ditekan. "Menekan reproduksi anjing liar ini sangat penting, semoga dapat mengantisipasi edemis Rabies di Meranti," harap Bupati.

Seperti diketahui, penyakit Rabies yang disebabkan oleh hewan leliharaan maupun liar sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian.
Untuk itu penyakit rabies mendapat prioritas dari Pemerintah dalam upaya pengendalian dan pemberantasan. Namun upaya itu tidak akan sukses tanpa keterlibatan masyarakat yang menjadi kuncinya.

Sekedar informasi, dalam peringaan hari Rabies Sedunia 2016 Tingkat Provinsi Riau yang dipusatkan di Kabupaten Meranti. Telah dilakukan berbagai langkah penanggulangan mulai dari Vaksinasi gratis, sterilisasi, pelayanan dan konsultasi, pengobatan hewan, edukasi rabies dan sebagainya.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya Rabie meningkatkan partisipasi dan kesadaran publik dalam upaya pencegahan dan pengendalian Rabies dalam hal ini masyarakat harus bertanggung jawab atas hewan peliharaanya, serta mengetahui bahaya, dan  apa yang harus dilakukan untuk mengantisipasi merebaknya Rabies.

"Penyakit ini menyerang syaraf pusat, dan 95 persen ditularkan dari hewan kemanusia, setiap satu menit 1 orang meninggal didunia. Kita harap dengan dilakukannya Vaksinasi terhadap 70 persen populasi anjing dapat menekan angka rabies di Indonesia," ujar Kadis Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau Patrianov.

Selain pengawasan dari masyarakat pemilik hewan peliha




 
Berita Lainnya :
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    02 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    03 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    04 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    05 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    06 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    07 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    08 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    09 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    10 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    11 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    12 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    13 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    14 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    15 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    16 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    17 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    18 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    19 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    20 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    21 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    22 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat