Kamis, 01 Oktober 2026 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian | Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri | Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
 
 
☰ Peristiwa
Pemkab Bengkalis Diminta Tak Lepas Tangan pada Proyek Diduga Bermasalah
Senin, 29 Agustus 2016 - 19:39:32 WIB

BENGKALIS, Suluhriau- Sampai saat ini sejumlah pengerjaan proyek yang nilainya miliaran rupiah di Kabupaten Bengkalis tak kunjung tuntas dikerjakan.

Bahkan ada indikasi proyek itu bermasalah dari tekhnis pekerjaan maupun penganggaran. Untuk itu, Pemkab Bengkalis melalui SKPD tekhnis diminta untuk tidak lepas tangan atau lari dari tanggung jawab.      

Hal itu mendapat sorotan dari pemerhati masalah pembangunan dan lingkungan dari Bengkalis, Tun Ariyul Fikri.

Menurutnya, diantara proyek yang terbengkalai dan diduga merugikan keuangan negara seperti pembangunan gedung daerah di Kota Bengkalis, pembangunan sirkuit road race di Kota Duri kecamatan Mandau serta pembangunan pelabuhan Kargo di Air Putih di Kota Bengkalis.     

Menurutnya, dengan tidak diperhatikan hal ini, Tun menilai ada upaya buang badan terhadap proyek-proyek ini.

"Ada kesan di Bengkalis ini berganti kepala daerah, seolah-olah kepala daerah merasa itu bukan tanggungjawab dia, karena dibangun pada era bupati sebelumnya. Padahal proses dan pelaksanaan pembangunan harus berkesinambungan, sehingga kalau proyek dan pekerjaan tidak diteruskan tentu hanya menghambur-hamburkan uang yang berujung kepada merugikan keuangan Negara atau terjadinya praktek korupsi, "terang Tun Ariyul, Senin (29/8/2016).

Alumni Politekhnik Bengkalis ini juga mempertanyakan kelanjutan pembangunan gedung daerah di Kota Bengkalis yang sudah menelan anggaran Rp49 milyar tapi sampai sekarang tak kunjung selesai.

Sorotan dan kecurigaan masyarakat di Bengkalis kalau proyek gedung daerah itu diduga sengaja dikerjakan sampai bertahun-tahun hanya untuk menguras APBD Bengkalis tiap tahun, dan tahun ini sudah masuk tahun ketujuh tapi tak kunjung selesai.         

"Aparat penegak hukum harus bertindak, menindaklanjuti kecurigaan masyarakat atas proyek gedung daerah tersebut. Dana APBD yang sudah digelontorkan tidak sedikit, tapi coba lihat hasil dan kualitasnya amburadul,"pinta Tun Ariyul.      

Kemudian ditambahnya, pembangunan sirkuit road race di kota Duri pada masa Bupati Herliyan Saleh dinilainya hanya sebagai proyek prestisius yang tidak memiliki dampak apa-apa terhadap prekonomian dan pembangunan daerah. Apalagi sirkuit yang dibangun sejak tahun 2012 itu sampai sekarang tidak siap dan tidak dilanjutkan kembali pengerjaannya.         

"Informasinya, sirkuit road race di kota Duri itu sudah menelan dana hampir Rp 20 milyar, dan sekarang nasibnya juga tidak jelas. Harapan kita kepala daerah baru tetap memprioritaskan kelanjutan pekerjaan yang masih terbengkalai, atau disisi lain penegak hukum juga dapat mengusutnya apakah ada unsur pidana atau tidak, bukan dibiarkan seperti yang terjadi sekarang," tutup Tun Ariyul.

Menanggapi hal tersebut, pelaksana tugas (Plt) kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) kabupaten bengkalis M Tarmizi dikonfirmasi sedang mengikuti rapat di kantor Bappeda Bengkalis. Dan belum memberikan jawaban lengkap. (las)




 
Berita Lainnya :
  • Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    02 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    03 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    04 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    05 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    06 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    07 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    08 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    09 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    10 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    11 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    12 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    13 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    14 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    15 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    16 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    17 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    18 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    19 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    20 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    21 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    22 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat