Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Kesehatan
Untuk Akreditasi, Tim dari Pusat Tinjau RSUD Mandau
Rabu, 24 Agustus 2016 - 10:13:00 WIB

DURI, Suluhriau- Tim surveyor dari pusat meninjau dan menilai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kecamatan Mandau, Rabu (24/8/2016).

Peninjauan ini dilakukan sebelum penetapan status akreditasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat.
           
Tim terdiri dari tiga orang diketuai, dr Tedjo W Putranto, dr Suhaeningsih dan dr Siswanto. Tim surveyor ini akan bertugas di RSUD Mandau selama tiga hari untuk melakukan penialaian dan melihat dari dekat kinerja staf maupun tenaga medis.

Sebelum peninjauan dilakukan, terlebih dahulu digelar acara pembukaan oleh Bupati Bengkalis, Amril Mukminin. Dikatakannya, untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang baik dan prima, mewajibkan dilaksanakan akreditasi terhadap rumah sakit. Hal ini sesuai Undang-Undang nomor 44 tahun 2009 tentang rumah sakit, dan Permenkes 144/MENKES/PER/VIII/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kesehatan.

Amril minta kepada pimpinan puncak hingga ke staf lapisan bawah harus memiliki pemahaman yang sama mengenai alasan dilaksanakannya akreditasi. Jangan sampai ada pihak yang menganggap bahwa akreditasi ini akan menjadi beban yang menambah-nambah pekerjaan, karena harus bekerja sesuai standar akreditasi.

"Kami harapkan adanya kerja sama antar semua pihak di rumah sakit ini dengan tim survey. Berikan informasi yang sesungguhnya secara baik dan benar. Berikan dukungan sepenuhnya," tandasnya

Menurut mantan Kepala Desa Muara Basung ini, sejatinya standar-standar yang dijadikan komponen penilaian dalam survey akreditasi ini adalah untuk dipenuhi dan diimplementasikan dalam jangka panjang, bukan hanya pada saat survey akreditasi.

Sebab dengan adanya kerjasama dan semangat yang sama tinggi dari semua pihak di RSUD Mandau ini, layanan kesehatan berkualitas tinggi yang langgeng bagi masyarakat akan cepat terwujud.
Amril mengatakan kegiatan akreditasi sebuah RSUD sangat penting dan urgen, karena saat ini masyarakat semakin sadar untuk memilih layanan kesehatan yang baik. Misalnya, masyarakat saat ini tidak sungkan lagi untuk berdiskusi dengan dokter mengenai kegunaan dan efek samping obat yang diresepkan dokter kepada mereka.

"Tidak hanya itu, masyarakat juga mulai kritis mempertanyakan apakah alat kedokteran yang digunakan untuk memeriksa mereka sudah steril atau belum. bila ada pelayanan yang dirasa kurang memuaskan, masyarakat saat ini juga tidak takut menegur staf medis. Singkatnya masyarakat mau yang pelayanan terbaik untuk diri mereka sesuai kondisi mereka saat ini," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Surveyor, dr Tedjo W Putranto, kehadiran tim ini bukan untuk melakukan audit namun semata-mata untuk melihat regulasi yang dibuat, apakah sudah dipatuhi oleh seluruh karyawan di RSUD Mandau. "Jangan ada yang ditutup-tutupi, kami minta kepada karyawan untuk memberikan kerja sama, terhadap apa yang diminta oleh tim. Karena survey ini sebagai upaya untuk peningkatan pelayanan RSUD Mandau dalam jangka panjang," tandasnya.

Menghadapi dinamika masyarakat yang demikian, pemerintah melalui kementerian kesehatan, diantaranya mewajibkan dilaksanakannya akreditasi rumah sakit dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. adapun dasar hukumnya pelaksanaan akreditasi tersebut diantaranya, yaitu Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

Adapun tujuan akreditasi dimaksud, diantaranya, untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit yang bersangkutan karena berorientasi pada peningkatan mutu dan keselamatan pasien. Kemudian, agar proses administrasi, biaya serta penggunaan sumber daya akan menjadi lebih efisien. Untuk menciptakan lingkungan internal rumah sakit yang lebih kondusif untuk penyembuhan, pengobatan dan perawatan pasien. (las)
 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat