Agar tak Tertinggal dari Jiran, 40 'Cikgu' Bengkalis Tingkatkan Koptensi
Selasa, 23 Agustus 2016 - 11:53:36 WIB
BENGKALIS, Suluhriau- Sebanyak 40 guru tingkat SMP mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) karya tulis ilmiah (KTI) bagi guru angkatan II, Selasa (23/8/2016) di Aula kantor Badan Diklat Bengkalis, Jalan Kelapapati Darat.
Acara dibuka Bupati diwakili Plt Asisten Administrasi Umum H Hermanto Baran. Peserta terdiri dari SMP di Kecamatan Bengkalis sebanyak 7 orang, Kecamatan Bantan 4 orang, Kecamatan Mandau sebanyak 8 orang, Pinggir 6 orang, Bukit Batu 6 orang, Siak Kecil 4 orang, Rupat 3 orang, dan Rupat Utara sebanyak 2 orang.
KTI berlangsung lima hari dengan tema" Terwujudnya Pegawai Negeri Sipil yang mampu merancang, menulis, menyajikan laporan pelelitian dan artikel Jurnal Ilmiyah,".
Hermanto Baran dalam kesempatan itu, mengingatkan, pelatihan merupakan bagian penting dan utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Di era persaingan global, seluruh elemen negeri ini dituntut untuk terus meningkatkan mutu pendidikan. jika tidak, kita akan jauh tertinggal dengan negara-negara jiran. Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di negeri junjungan ini, salah satu upaya yang harus dilakukan dengan cara meningkatkan kinerja seorang guru.
Karena peran guru sangat sentral di dalam upaya mencerdaskan anak-anak bangsa. karena itu pula, maka guru dituntut lebih profesional dalam memberi bimbingan pada siswa-siswanya.
Oleh karena itu, menilai dan menyambut baik kegiatan ini karena hal ini merupakan salah satu bagian penting dan utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia para tenaga pendidik di negeri junjungan ini.
Hermanto mengatakan mengapa tulis menulis atau jurnalistik sangat diperlukan seorang pendidik, karena menulis adalah sarana untuk menemukan sesuatu. "Dengan menulis kita dapat merangsang pemikiran kita. dapat memunculkan ide baru. Dapat melatih kemampuan mengorganisasi dan menjernihkan berbagai konsep ide yang kita miliki dapat melatih sikap obyektif yang ada pada diri seseorang, dapat membantu diri kita untuk menyerap dan memproses informasi, akan memungkinkan kita untuk berlatih memecahkan beberapa masalah dan menjadi penerima informasi," ujarnya.
Perlu ada inovasi-inovasi lain dalam kegiatan ini, misalnya setiap tahunnya diadakan lomba menulis, entah itu menulis puisi, cerita pendek, esai atau tulisan lepas, karya tulis ilmiah, dan sebagainya. dan akan lebih baik lagi, bila lomba itu dilakukan bekerjasama dengan media massa.
Hadir dalam kegiatan itu Kepala Badan Diklat H. Tungku. Zainuddin, beserta nara sumber dari Lektor UPI Bandung Drs, H, Muhammad Nasir, Spd, MPd. (las)
Komentar Anda :