Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Rokan Hilir
ADVERTORIAL
Festival Ritual Bakar Tongkang Rohil Jadi Destinasi Wsiata Nasional dan Internasional
Kamis, 18 Agustus 2016 - 11:15:21 WIB
Suyatno

BAGANSIAPIAPI, Suluhriau- Festival ritual bakar tongkang (RBT) yang berasal dari Kabupaten Rokan hilir (Rohil) akan diikutsertakan dalam pameran yang dilaksanakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), tahun 2017 mendatang.
 
Permintaan ini disampaikan langsung oleh Kementrian Pariwisata RI melalui pesan yang
disampaikan oleh TNI Perwira Penghubung (Pabung) perwakilan Jakarta-Riau. Karena itu,
Bupati Rohil meminta Plt Sekda untuk secepatnya persiapkan panitia agar festival RBT di TMII ini berjalan dengan sukses.

Ritual Bakar tongkang di Rohil akan menyapa warna Jakarta dan sekitarnya, bahkan mnaca negara di RMII ini tahun 2017 mendatang. "Jadi supaya moment berharga ini tidak hilang, maka mengalokasikan anggarannya di APBD 2017 mendatang," ujar Bupati Rohil H Suyatno.
 
Tongkang dibakar, warga penuh kegembiraan  Ditambahkannya,acara ritaul bakar tongkang dianggap sukses sehingga menarik perhatian masyarakat luas bahkan sampai ke manca negara. Jadi ini merupakan momen yang sangat tepat untuk terus mendongkrak sektor pariwisata di Kabupaten Rokan Hilir.

Kegiatan RBT banyak mendapatkan pujian, salah satunya berasal dari managemen TMII itu sendiri. Karena pihak managemen pada waktu ini menilai ritual bakar tongkang ini mampu menyedot perhatian yang cukup besar," pungkas Suyatno.


Ritual Bakar Tongkang di Rohil

Bakar Tongkakang Budaya tak Lapuk Telan  Zaman Bagan Siapiapi Rohil dengan budaya ritual bakar  Tongkang yang setiap tahunnya dilakukan oleh masyarakat etnis Tionghoa. Ritual ini satu-satunya di dunia dan hanya ada disini dan menjadi ivent
nasional serta menjadi wisata yang khas dari Kabupaten Rohil, Riau.

Sejarah budaya bakar tongkang ini berawal dari berangkatnya beberapa keluarga dari daratan China untuk mencari tempat kehidupan yang baru. Pada saat itu beberapa keluarga ini merantau dengan mengunakan kapal kayu dan sampailah mereka disuatu tempat yakni Bagan.

Lalu mereka melihat adanya cahaya dan kemudian tanpa berfikir panjang, mereka langsung bergegas menuju asal cahaya tersebut yang ternyata adalah kumpulan kunang-kunang (binatang bercahaya saat malam hari) di atas tempat penampungan ikan (Bagan).
 
Setelah beberapa lama berada di tempat tersebut, para perantau asal China ini merasa bahwa tempat itu adalah tempat yang sangat nyaman bagi mereka tinggali. Sehingga para perantau membakar kapal mereka sebagai tradisi atau simbol tidak akan kembali serta sebagai bentuk sesajen atau ritual bagi dewa mereka yang telah memberikan tempat kehidupan baru.

Makan budaya bakar tongkang menjadi ritual yang dilaksanakan sampai saat ini sebagai mengenang nenek moyang mereka yang telah membawa mereka ke daerah ini (Bagansiapiapi). Setiap tahunya, ribuan masyarakat etnis Tionghoa berbondong-bondong mengikuti acara bakar tongkang.

Kini, setiap ritual Bakar Tongkang digelar, bukan hanya warga Tionghoa yang meramaikannya datang ke Kota Bagansiapiapi. Selain masyarakat Tionghoa setempat, ribuan warga Tionghoa yang berada di berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri, pulang kampung. Mereka tak ingin melewatkan kesempatan langka menyaksikan ritual Bakar Tongkang yang dilaksanakan setiap bulan Juni setiap tahunnya.

Setiap jelang event Bakar Tongkang Kota Bagan Siapiapi, Rokan Hilir berubah meriah. Berbagai ornamen khas Tionghoa menghiasi sepanjang jalan, terutama di Jalan Perniagaan yang didiami banyak warga Tionghoa.


Gubri Arsyadjualindi Rachman dan Bupati Rohil Suyatno menuju lokasi bakar Tongkang.

Bakar Tongkang telah masuk dalam kalender pariwisata Nasional. Bagi etnis Tionghoa
Bagansiapiapi, Bakar Tongkang atau yang dikenal dengan Sio Ong Cuon meruapakan puncak kemeriahan yang dilakukan secara besar-besaran. 

Tahun 2016, Budaya Bakar Tongkang Sukses Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Rohil berkeinginan Kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, terkenal ke seluruh pelosok dunia.
 
Gubri Arsyadjuliandi Rachman dengan Bupati Rohil Suyatno dalam berebgai kesempatan mengatakan, iven bakar tongkang tersebut sudah menjadi destinasi wisata budaya yang dihadiri tamu-tamu luar negeri maupun dalam negeri. Seperti dari Tiongkok, Malaysia, Singapura, Australia dan. Pada acara bakar tongkang Juni lalu mencapai puluhan
ribu jiwa tumpah di Kota Bagansiapi-api.

Pada pelaksanaan iven bakar tongkang tersebut, tidak adanya kamar-kamar hotel hingga wisma kosong, semuanya terpakai oleh pengunjung pariwisata. Termasuk rumah-rumah penduduk ramai diboking para tamu yang datang ke Bagansiapiapi. Pemkab berharap, momen yang bakar tongkang dapat mendatangkan para investor masuk ke Rohil. Karena, wilayah Rohil memiliki potensi yang dinilai begitu besar, salah satunya potensi pariwisata. (Advertorial Pemkab Rohil)






 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat