Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Korban Bersyukur Polresta Pekanbaru Dalami Dugaan Penipuan Travel Haji
Jumat, 05 Agustus 2016 - 20:21:52 WIB

PEKANBARU, Suluhriau- Sebanyak 13 jamaah calo haji asal Pekanbaru dan Kampar yang gagal berangkat melalui Biro Perjalanan Haji dan Umrah JP Madania, pada 2014 lalu mengaku senang begitu mengetahui pihak Polresta Pekanbaru terus mendalami penyelidikan laporan mereka.

Pasalnya, dalam waktu dekat penyidik Polresta Pekanbaru, berencana memanggil Drs Didin Umarzen, Direktur Utama PT Madania yang berkantor pusat di Bandung, Jawa Barat (Jabar) serta Johan, Pimpinan Cabang (Pimcab) JP Madania Pekanbaru, dan Zulfikar Abdul Malik, selaku LC atau pembimbing ibadah haji pada travel JP Madania,

"Kami sebanyak 13 JCH yang tertipu dengan paket Haji Khusus yang diselenggarakan biro perjalanan haji dan umroh JP Madania, merasa bersyukur dan berterima kasih kepada pihak Polresta Pekanbaru, yang menindak lanjuti laporan mereka," ungkap Supardi K, warga Sungai Pagar, Kabupaten Kampar melalui kuasa hukumnya P. Rikardo, SH. dan Nurhasmi SH, dilansir riauterkini.com, Jum'at (5/8/2016) sore.

Pasalnya sambung Rikardo, laporan mereka (kliennya) atas penipuan yang dilakukan travel JP Madania, dan menuntut pengembalian biaya yang telah mereka setorkan. Dengan nilai mencapai Rp1,9 miliar. Terus ditindak lanjuti, dan dalam waktu dekat penyidik akan memanggilan pimpinan JP Madania," terang Rikardo.

Dijelaskan Rikardo, sebelumnya ke 13 kliennya ini telah melayangkan somasi kepada Zulfikar Abdul Malik, Lc, Johan serta Drs Didin Umarzen, selaku Direktur Utama PT Madania yang berkantor pusat di Bandung, Jawa Barat (Jabar), untuk dapat mengembalikan uang mereka, yang dicicil untuk berangkat haji pada paket ONH Plus di Travel JP Madania.

Pihak travel JP Madania sendiri berjanji akan memberangkatkan para korban ke Tanah Suci Mekkah pada tahun 2014. Tetapi saat di Jakarta akan bertolak ke Arab Saudi, Zulfikar Abdul Malik, Lc menyatakan visa mereka tidak keluar, dan otomatis mereka gagal berangkat.

Para CJH tersebut dikembalikan lagi di Pekanbaru. Sesampai di Pekanbaru, Zulfikar menjanjikan akan memberangkatkan 13 CJH tersebut menggunakan biro perjalanan haji dan umrah yang lain.

"Mengingat terus diberi janji. Akhirnya 4 dari 13 korban penipuan membuat laporan ke Polresta Pekanbaru. Karena belum diberangkatkan ke Tanah Suci," jelas Rikardo.

Namun, sejauh ini pihak JP Madinah belum dapat dikonfirmasi, Zulfikar Abdul Malik ketika dihubungi ponsel tak aktif. (rtc,ran)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat