Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Inggris Keluar dari Uni Eropa
Bagaimana Nasib Kerja Sama Ekonomi RI-Inggris Pasca Brexit?
Sabtu, 25 Juni 2016 - 16:24:47 WIB

JAKARTA, Suluhriau-Pasca keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit), tentu akan ada banyak implikasi. Salah satunya terhadap kerja sama ekonomi antara Inggris dengan negara-negara lain, termasuk Indonesia.

Namun, Dubes Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik, mengatakan hubungan ekonomi Inggris dan Indonesia tidak akan terganggu. Para pengusaha dari Inggris terus memperkuat kerja sama dengan pengusaha-pengusaha Indonesia.

Penguatan kerja sama ekonomi kedua negara tampak ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke London, Inggris, April lalu. Ratusan pengusaha Inggris antusias untuk bertemu Jokowi karena melihat besarnya potensi Indonesia. Menurut Moazzam, Brexit tak akan melunturkan kemesraan hubungan bisnis Inggris dan Indonesia.

"Ratusan pelaku bisnis Inggris-Indonesia terus mempererat kemitraan. Ketika Presiden Jokowi berkunjung pada April 2016 lalu, kami membawa delegasi untuk bertemu dengan beliau, ratusan pelaku bisnis bicara tentang Indonesia. Saya tidak melihat akan adanya perubahan fundamental, kita akan melanjutkan kerja sama," kata Moazzam dalam konferensi pers di Kedutaan Besar Inggris, Jakarta, Sabtu (24/6/2016).

Dia menambahkan, investor asal Inggris adalah salah satu yang terbesar di Indonesia. Sangat penting untuk mempertahankan hubungan baik kedua negara.

"Hubungan perdagangan Indonesia dan Uni Eropa tumbuh pesat sekali dalam beberapa tahun terakhir. Inggris termasuk dalam 5 negara dengan investasi terbesar ke Indonesia. Tidak ada alasan kemunduran," tukasnya.

Apalagi, Indonesia diperkirakan akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar ke-7 dunia dalam 20 tahun mendatang. Tentu Indonesia dipandang sangat penting oleh Inggris.

"Inggris akan terus berkomitmen membangun hubungan erat dengan Indonesia, mitra G20 kami yang sangat berperan penting untuk kesejahteraan, keamanan, serta kelanjutan masa depan planet ini," ujarnya.

Dalam setahun terakhir, sudah 7 Nota Kesepahaman disepakati oleh pemerintah Inggris dan Indonesia, termasuk di antaranya untuk pengembangan industri kreatif dan sektor kemaritiman. Dengan atau tanpa Uni Eropa, Moazzam menjamin kerja sama dengan Indonesia akan terus ditingkatkan.

"Saat Perdana Menteri Cameron berkunjung ke Jakarta tahun lalu, dan Presiden Jokowi ke London pada April tahun ini, kedua negara berkomitmen untuk meningkatkan hubungan kerja sama. Dalam kurun waktu 1 tahun ini kami telah menandatangani 7 MoU dalam bidang pendidikan, inovasi, penelitian, kerja sama kepolisian, industri kreatif, olahraga, dan kerja sama maritim," pungkasnya. (dtc)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat