Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Jelang Ramadan, Oposisi Suriah Usulkan Gencatan Senjata
Kamis, 02 Juni 2016 - 17:43:16 WIB
Perang di Suriah

Suluhriau - Ramadan, bulan baik bagi umat Islam ternyata membawa pengaruh bagi peperangan. Oposisi utama pemerintah Suriah mengajukan gencatan senjata untuk menyambut bulan mulia tersebut.

Pengajuan gencatan senjata tersebut disampaikan melalui sebuah surat oleh kelompok oposisi Riad Hijab pada delegasi oposisi Basma Kodmani pada Sekjen PBB Ban Ki-moon, pada Rabu, (1/6/2016).

"Surat untuk Ban Ki-moon mengajukan gencatan senjata. Kami tahu, ada satu bulan dimana saat itu kita akan saling menghargai di seluruh negara dan dunia, satu bulan penuh selama Ramadan," ujar Kodmani.

"Ramadan akan datang pekan depan. Bulan ini akan membawa kondisi yang baik, atmosfer yang baik untuk kita, untuk kembali ke meja perundingan," ujarnya menambahkan.

Kodmani mengatakan, proposal itu juga sudah disetujui oleh kelompok oposisi bersenjata. Proposal itu diharapkan akan menghentikan permusuhan yang pernah disepakati sejak akhir Februari lalu. Proposal ini akan diterapkan pada seluruh kelompok oposisi, kecuali pada kelompok militan Al Qaida dan Front Nusra.

"Jika rezim mematuhi itu, oposisi dan kelompok-kelompok bersenjata akan melakukannya juga," katanya.

Seorang juru bicara  diplomat PBB Staffan de Mistura, yang biasa  menengahi pembicaraan damai, menegaskan bahwa usulan tersebut telah dimasukkan ke International Syrian Support Group (ISSG), yaitu kelompok negara-negara yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan Rusia yang mengawasi proses perdamaian di Suriah.

"Kami menyadari proposal ini, yang juga sedang dibahas antara co-chair dari ISSG sebagai cara yang besar untuk menghentikan permusuhan. Bagi kami, setiap pertimbangan yang bisa mengurangi intensitas peperangan akan sangat diterima, terutama kedatangan Bulan Suci Ramadhan," ujarnya.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS John Kirby mengatakan AS percaya, setiap gencatan senjata adalah kemajuan yang baik. Namun mereka sangat ingin melihat Suriah menjadi damai. "Apa yang kita benar-benar ingin melihat  hal terbaik yang bisa terjadi bagi orang-orang Suriah, adalah penghentian permusuhan secara nasional dan abadi," kata Kirby.

Sumber: viva.co.id



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat