Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Gaya Hidup
Manfaat Vitamin B untuk Penderita Neuropati
Kamis, 28 April 2016 - 18:53:17 WIB

Suluhriau- Ketika seseorang merasakan kram atau kesemutan, biasanya cenderung mengobati hal tersebut dengan cara mengoleskan balsem atau melalui pijatan. Padahal kedua hal tersebut merupakan bagian dari gejala penyakit neuropati.

Sebagian masyarakat umumnya mengetahui tentang gejala-gejala dari penyakit tersebut. Akan tetapi faktanya sebanyak 25 persen masyarakat, belum mengetahui secara pasti mengenai manfaat dari vitamin B neurotropik.

Ketua kelompok studi neurofisiologi dan saraf tepi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI), dr. Manfaluthy Hakim, Sp.S(K) mengungkapkan, selain melakukan pijatan dan mengoleskan balsem biasanya masyarakat justru cenderung menghentikan aktivitasnya. Padahal, ketika mengalami penyakit ini kita tetap perlu bergerak dan melakukan aktivitas fisik.

"Dengan malakukan kegiatan fisik, justru dapat memperlancar peredaran darah yang tersumbat dan menjadi penyebab kram serta kesemutan. Mengkonsumsi vitamin neurotropik yang terdiri dari vitamin B1, B6 dan B12 juga sangat diperlukan," katanya.
 
Luthy juga menjelaskan bahwa sumber vitamin-vitamin tersebut tidak hanya bisa didapatkan dari vitamin dalam bentuk tablet, namun juga bisa di dapat dari bahan alami seperti sayur dan buah. Untuk vitamin B1(tiamin), bisa di dapatkan dari beras, kacang-kacangan, daging tanpa lemak serta kuning telur.

Selain itu untuk vitamin B6, bersumber dari kubis, susu, daging ikan dan gandum. Sementara vitamin B12, terdiri dari makanan dari keju, hati sapi dan makanan yang mengandung lemak lainnya.

"Perlu diketahui, khusus untuk vitamin B12 sendiri banyak sekali orang yang masih salah dalam mengolahnya. Jadi, biasanya kita jadi cenderung lebih banyak kehilangan vitamin B12 dari sumber-sumber makanan tersebut," jelasnya.

Kebutuhan vitamin B bagi setiap individu tentunya berbeda-beda. Tergantung dari usia, aktivitas, penyakit yang diderita, cara diet dan besarnya tubuh.

Beragam jenis vitamin B ini sendiri, sejatinya bekerja untuk menormalkan fungsi saraf dengan memperbaiki gangguan metabolisme sel saraf manusia. Hal ini berguna agar sel saraf dapat bekerja dengan baik dan aktivitas sehari-hari senantiasa selalu lancar tanpa gangguan gerak.

"Vitamin B juga memiliki peran penting dalam metabolisme energi sel, sehingga dapat dipakai untuk mengatasi kelelahan dan membantu dalam masa penyembuhan penyakit. Termasuk salah satunya adalah penyakit neuropati," lanjut dia.

Sumber: republika.co.id



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat